Cerita Angkatan "Covid-19", Pengalaman Wisuda Drive-Thru di Kampus

Kompas.com - 16/10/2020, 11:10 WIB
Seorang wisudawan berjalan kembali ke mobil usai ditahbiskan sebagai sarjana di Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, Jumat (16/10/2020) pagi. Wisuda kampus ini menggunakan konsep drive thru untuk protokol kesehatan Covid-19. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Seorang wisudawan berjalan kembali ke mobil usai ditahbiskan sebagai sarjana di Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, Jumat (16/10/2020) pagi. Wisuda kampus ini menggunakan konsep drive thru untuk protokol kesehatan Covid-19.


LAMPUNG, KOMPAS.com - Senyum Novia Ariani (23) semringah di pelataran parkir Gedung Pascasarjana Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) di Lampung, Jumat (16/10/2020).

Mahasiswi Teknik Sipil ini duduk manis di bangku penumpang mobil orangtuanya.

Mobil Novia urutan 68, masih terdapat empat mobil lagi yang antre dari teras Gedung Pascasarjana.

Baca juga: Gunakan Berbagai Modus, Pimpinan Ponpes di Jambi Mencabuli Santriwati

Gadis berhijab ini sebentar lagi resmi sebagai seorang sarjana dari kampusnya tersebut.

"Alhamdulillah, bisa selesai dan wisuda," kata Novia saat ditemui.

Suara pembawa acara menggema, menyebut salah satu rekan seangkatannya yang turun dari mobil urutan 64.

Novia membuka kaca jendela dan menjulurkan kepalanya.

Baca juga: Cerita 24 Anak Panti Asuhan Bergantian Belajar Online Pakai 2 Ponsel

Sejumlah temannya yang berada di barisan mobil juga melakukan hal yang sama.

Seperti wisuda pada umumnya, mereka bersorak saat rekannya dipanggil menghadap rektor untuk dipindahkan tali topi toganya dari kiri ke kanan.

Wisuda kali ini dilakukan secara drive-thru.

Para calon wisudawan tetap berada di dalam mobil, hingga namanya dipanggil satu per satu.

Ketua Pelaksana Wisuda Universitas Saburai Nelson mengatakan, wisuda ini sengaja dikonsep secara drive-thru karena terkait protokol kesehatan Covid-19.

"Dilakukan dengan cara drive-thru untuk menghindari kerumunan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Nelson.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X