Kompas.com - 13/10/2020, 11:31 WIB
Ketua Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demoktrasi (LMND) kota Palembang Amir Iskandar saat berada di Polrestabes Palembang, Senin (12/10/2020). HANDOUTKetua Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demoktrasi (LMND) kota Palembang Amir Iskandar saat berada di Polrestabes Palembang, Senin (12/10/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Ketua Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional untuk Demoktrasi (LMND) Kota Palembang Amir Iskandar diamankan polisi lantaran terkena sweeping aparat keamanan di kawasan Universitas Trinanti Palembang, Senin (12/10/2020).

Ketua Departemen Pengembangan Organisasi (DPO) MLD Palembang, Sakroni mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di Bumi Pergerakan depan Univestias Tridinanti Palembang.

Mulanya, mereka sedang melakukan konsoludiasi untuk aksi demo penolakan UU Omnibus Law di depan gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan karena seluruh akses jalan telah ditutup.

Baca juga: 7 Anggota Anarko yang Tertangkap Saat Demo di Palembang Diserahkan ke Mabes Polri

Namun pada yang bersamaan, aparat dari Polrestabes Palembang datang dan menyisir anak-anak SMA di bawah umur yang mengenakan baju hitam lantaran diduga hendak mengikuti aksi demo.

Amir yang melihat polisi melakukan sweeping langsung mencoba mendekat dan mempertanyakan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Ketua tadi mempertanyakan apa penyebabnya mereka (anak-anak SMA) di-sweeping. Lalu ketua sempat emosi sehingga dia diangkut polisi, saya tadi ada di sana," kata Sakroni saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sakroni mengungkapkan, mereka tak dapat berbuat banyak saat melihat Amir diamankan karena takut akan ikut dibawa polisi.

Sementara, para pelajar yang terkena sweeping disuruh pulang oleh polisi agar tak mengikuti aksi demo.

"Kalau kami berontak juga tadi bisa ikut diangkut. Malam ini ketua masih di Polrestabes Palembang diperiksa, kami akan tunggu 1X24 jam, kalau ketua tidak dibebaskan kami akan aksi," ujarnya.

Dijelaskan Sakroni, mereka saat ini meminta aparat Polrestabes Palembang untuk segera membebaskan Amir.

"Kami juga tetap menolak Omnibus Law," tegasnya.

Baca juga: Takut Jadi Salah Sasaran Massa Demo, Mal Palembang Icon Tutup Lebih Awal

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Stiyadji mengungkapkan, mereka memang melakukan sweeping di sejumlah wilayah sekitar lokasi DPRD Sumsel.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah adanya massa aksi susupan yang dapat menimbulkan kericuhan.

"Ada beberapa yang hari ini diamankan saat dilakukan sweeping, tapi saya belum terima berapa jumlahnya," kata Anom singkat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X