Pilkada Kendal 2020 Berpotensi Hanya Diikuti 2 Pasangan Calon

Kompas.com - 01/09/2020, 21:34 WIB
Tino-Mustamsiki , saat menerima rekomendasi dari PDI Perjuangan. KOMPAS.COM/DOK. ISTIMEWA KOMPAS.COM/DOK. ISTIMEWATino-Mustamsiki , saat menerima rekomendasi dari PDI Perjuangan. KOMPAS.COM/DOK. ISTIMEWA

KENDAL, KOMPAS.com - Pilkada Kendal 2020 berpotensi hanya diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Kedua pasangan calon yang akan bertarung yakni Tino Indra W–Mustamsikin, dan Dico M Ganinduto-Windu Suko Basuki.

Bakal calon bupati Kendal yang diusung PDI-P, Tino mengatakan, pihaknya langsung turun ke masyarakat untuk menyampaikan visi dan misi. 

“Saya berpasangan dengan Pak Mustamiskin Ketua PPP Kendal,” ujar Tino saat dihubungi, Selasa (1/9/2020).

Baca juga: Tiga ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Dalam waktu dekat, kata Tino, rekomendasi dari PPP akan turun kepada dirinya.

Sementara itu, bakal calon wakil bupati yang diusung Partai Golkar, PAN, PKS, Demokrat dan Perindo, Windu Suko Basuki mengatakan, pihaknya berencana akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (4/9/2020).

“Kalau kami dipercaya menjadi bupati dan wakil bupati Kendal, kami ingin membuat masyarakat Kendal sejahtera. Itu cita-cita kami, “ jelasnya.

Baca juga: Si Graska Jadi Maskot Pilkada Kendal 2020

Ketua KPU Kendal Hevy Indah Oktaria menjelaskan, pendaftaran bakal calon bupati Kendal akan dibuka tanggal 4-6 September 2020.

"Partai yang mempunyai minimal 9 kursi di DPRD Kendal, bisa mengajukan calon bupati sendiri,” ujarnya.

Dari 10 partai yang mempunyai kursi di DPRD Kendal, hanya PKB dan PDI–P yang bisa mengajukan calon bupati sendri.

PKB dan PDI Perjuangan masing–masing memperoleh 10 kursi.

Sedangkan Partai Gerindra hanya 6 kursi,  PPP 5 kursi, Golkar 3 kursi, Demokrat dan PAN 3 kursi, serta PKS, Nasdem masing-masing 2 kursi, dan Perindo 1 kursi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X