Seorang Guru Besar Undiksha Bali Meninggal karena Covid-19

Kompas.com - 15/08/2020, 15:14 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

BULELENG, KOMPAS.com - Kabar duka datang dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Buleleng, Bali.

Salah satu guru besarnya, Prof Dr AAIN Marhaeni MA meninggal dunia dengan hasil swab positif Covid-19, Sabtu (15/8/2020) pagi.

"Benar salah satu dosen terbaik Undiksha telah berpulang pagi tadi. Kami civitas akademika turut berduka cita dan merasa sangat kehilangan atas kepergian beliau," kata Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Administrasi, Keuangan dan Sumber Daya Manusia (PAK-SDM) Undiksha, Prof Dr I Wayan Lasmawan dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Baca juga: Guru Besar Unhas Prof Sudirman Tutup Usia, Dimakamkan Setelah Akad Nikah Anaknya

Lasmawan menjelaskan, almarhum terkonfirmasi Covid-19 dan telah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Bali sejak Kamis (13/8/2020).

Untuk mengantisipasi munculnya klaster baru dan mencegah penyebaran Covid-19, Undiksha mengeluarkan kebijakan untuk bekerja dari rumah bagi semua pegawai Undiksha.

Kebijakan ini berlaku mulai tanggal 15 Agustus 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Segala bentuk aktivitas kampus dilakukan secara online. Kita semua bekerja dari rumah," kata dia.

Selain itu, Undiksha juga sudah menerapkan perkuliahan berbasis daring dan aktivitas kampus juga tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Pihaknya selama ini melakukan penyemprotan disinfektan di semua lingkungan kampus dan menyiapkan hand sanitizer serta instrumen lain yang dibutuhkan sesuai SOP pencegahan Covid-19.

Baca juga: Guru Besar Fisipol UGM Cornelis Lay Tutup Usia

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Buleleng untuk melakukan tracing serta tes swab kepada semua staf yang pernah kontak.

"Kami berharap semoga semua pegawai bisa menaati SOP dan kebijakan yang telah kita tetapkan," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Regional
Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X