Ruang Isolasi RSSI Pangkalan Bun Penuh, 13 Pasien Positif Corona Jalani Isolasi Mandiri

Kompas.com - 07/07/2020, 20:04 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

PANGKALAN BUN, KOMPAS.com - Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, tidak dapat menampung 13 pasien baru terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Pasalnya, ruang isolasi yang tersedia di rumah sakit tersebut telah terisi penuh.

"RSSI dan perluasan penuh, sementara mereka isolasi mandiri sambil menunggu hasil tes PCR malam ini. Kalau ada yang sembuh boleh pulang," ujar Direktur RSSI Pangkalan Bun Fachruddin lewat pesan singkat, Selasa (7/7/2020).

Rencananya, kata dia, pasien tersebut akan diisolasi di rumah sakit perluasan yang memanfaatkan bangunan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Rabu (8/7/2020).

Baca juga: Pasien Pertama Positif Covid-19 di Pangkalan Bun Ikut Ijtima Ulama Gowa

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSSI Pangkalan Bun, dr Emma mengatakan, ruang isolasi di LPTQ sudah penuh menampung pasien reaktif rapid test sembari menunggu hasil swab.

"Alternatifnya kami buka lagi ruang perawatan Akasia untuk isolasi," kata Emma.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Jhonferry Sidabalok mengatakan, 13 pasien terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab tanggal 3 Juli lalu.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 7 Juli 2020

Saat itu, kata dia, terdapat 177 sampel swab yang diambil tim medis Gugus Tugas.

"Tapi dari 177 sampel tanggal 3 Juli itu, yang diperiksa hasil swabnya di lab RSSI baru 57 sampel. Jadi yang 13 positif itu dari 57 sampel itu," terang Jhonferry.

Dengan demikian, tersisa 120 sampel yang belum diperiksa di laboratorium PCR RSSI Pangkalan Bun.

Untuk penanganan pasien baru positif, dirinya tengah meminta pendapat dari dokter ahli yang selama ini menangani pasien positif sesuai kompetensi dan keahlian masing-masing.

"Selama belum dirujuk kami minta Gugus Tugas memastikan isolasi mandiri para pasien di rumah diawasi secara ketat," jelas Jhonferry.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Regional
'Agustusan' Masa Pandemi, Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

"Agustusan" Masa Pandemi, Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

Regional
Kebakaran Pabrik Bioethanol di Mojokerto, Satu Pekerja Konstruksi Tewas

Kebakaran Pabrik Bioethanol di Mojokerto, Satu Pekerja Konstruksi Tewas

Regional
Rebutan Ponsel yang Digunakan untuk Belajar Daring Anak, Suami Pukul Istri

Rebutan Ponsel yang Digunakan untuk Belajar Daring Anak, Suami Pukul Istri

Regional
Markas Tentara Indonesia pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Terancam Proyek Tol

Markas Tentara Indonesia pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Terancam Proyek Tol

Regional
Baru Bebas 2 Bulan, Eks Napi Asimilasi Kembali Ditangkap karena Kasus Sabu

Baru Bebas 2 Bulan, Eks Napi Asimilasi Kembali Ditangkap karena Kasus Sabu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X