Klaim Didukung 4 Parpol dalam Pilkada Gunungkidul, Rektor UNY Siap Mundur dari Jabatannya

Kompas.com - 19/06/2020, 16:23 WIB
Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa di Gunungkidul Kamis (18/6/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONORektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa di Gunungkidul Kamis (18/6/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Rektor Universitas Negeri Yogyakarta ( UNY) Sutrisna Wibawa mengklaim sudah didukung empat partai politik untuk maju dalam Pilkada di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dengan adanya dukungan tersebut, Sutrisno mengaku siap mundur dari jabatannya sebagai rektor jika sudah ditetapkan sebagai calon bupati.

"Insyaallah saya diusung PAN, PKS, Gerindra, dan Demokrat jadi empat partai ini akan mengusung saya dan mas Ardi (politikus PAN Mahmud Ardi Widianto)," kata Sutrisna kepada wartawan, Kamis (18/6/2020) malam.

Baca juga: Ini Alasan Rektor UNY Siap Dicalonkan di Pilkada Gunungkidul

Sutrisna mengungkapkan, PAN sudah memberikan surat keputusan (SK) untuk mengusungnya dalam Pilkada Gunung Kidul.

Selain itu, dia juga sudah menerima surat rekomendasi dukungan dari Partai Gerindra.

Sedangkan dua partai lainnya, PKS dan Demokrat, masih dalam proses di Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Sutrisna belum tahu waktu pasti turunnya dukungan secara formal dari PKS dan Demokrat.

Baca juga: NasDem DIY Nilai Adik Ipar Jokowi Calon Paling Kuat untuk Pilkada Gunungkidul

Meski sudah ada empat partai yang disebutnya bakal mendukung, Sutrisna tidak menutup peluang adanya bakal ikut merapat ke kubunya.

"Masih dinamis," sebutnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X