Kompas.com - 03/06/2020, 05:50 WIB
Tim gugus tugas penanganan Covid-19 memeriksa ketat lalu lintas warga yang masuk ke Mahakam Ulu melalui jalur Sungai Mahakam, awal Maret 2020. Dok. DKP2KB Mahakam UluTim gugus tugas penanganan Covid-19 memeriksa ketat lalu lintas warga yang masuk ke Mahakam Ulu melalui jalur Sungai Mahakam, awal Maret 2020.

SAMARINDA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, dr Gigih Agustinus Teguh Santoso mengatakan, pihaknya akan menerapkan surat bebas Covid-19 bagi siapapun yang masuk ke wilayah Mahakam Ulu.

Hal tersebut dilakukan guna menghindari adanya impor kasus Covid-19 ke kabupaten termuda di Kaltim ini selama era new normal.

Pasalnya, hingga saat ini kabupaten yang dibentuk 2013 ini masih menyandang status zona hijau atau nihil kasus positif Covid-19.

“Karena itu bagi siapapun yang masuk ke wilayah Mahakam Ulu wajib menunjukan surat hasil rapid tes non-reaktif atau negatif hasil tes swab PCR,” ungkap dr Teguh saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Pengetatan lalu lintas warga ini seiring dengan dibuka kembali sejumlah fasilitas publik selama masa new normal.

“Untuk itu kita lebih selektif dengan pelaku perjalanan yang masuk ke Mahakam Ulu,” terangnya.

Khusus untuk warga Mahakam Ulu, kata Teguh, pihaknya sudah menyiapkan lokasi tes cepat Covid-19 di wilayah perbatasan sebelum masuk Mahakam Ulu.

“Kami sudah kerja sama dengan Klinik Santo Yoseph di Linggang Bigung Kabupaten Kutai Barat. Silakan masyarakat Mahakam Ulu tes di situ dulu, sebelum masuk. Gratis disubsidi Pemkab,” kata dia.

Baca juga: Tak Pernah Batasi Aktivitas Warga, Ini Kunci Sukses Boltim Nihil Corona

“Sementara yang bukan warga Mahakam Ulu silakan tes dimana saja. Yang jelas harus kantongi surat bebas Covid-19 baru bisa masuk, kalau enggak ditolak,” sambung dia.

Berdasarkan hasil tes tersebut, jika ada warga Mahakam Ulu yang terdeteksi terduga Covid-19, maka langsung mendapat penanganan medis sebelum masuk di Mahakam Ulu.

Sementara, untuk aturan selama new normal, kata Teguh, saat ini tim gugus tugas penanganan Covid-19 sedang membahasnya.

Prinsipnya, selama new normal, kata dia, masyarakat harus tertib protokol kesehatan seperti wajib penggunaan masker, jaga jarak, cuci tangan, tak diperbolehkan kerumunan dan lainnya.

Selain itu, selama new normal, pihaknya tetap memberlakukan buka tutup akses di setiap pintu masuk.

Buka tutup akses yang dimaksud, yakni jika dalam kondisi tutup warga tak diperbolehkan keluar masuk Mahakam Ulu, kecuali urusan logistik, tenaga kesehatan, TNI/Polri atau urusan darurat lainnya. Begitu sebaliknya untuk masa buka.

“Sebelum diberlakukan new normal kita juga lakukan tes massal,” tutup dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X