Kompas.com - 29/05/2020, 13:50 WIB
Ilustrasi penangkapan pelaku persetubuhan gadis di bawah umur SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan pelaku persetubuhan gadis di bawah umur

BENGKULU, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu menangkap seorang pria berinisial TH yang diduga sebagai pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur.

TH ditangkap pada Kamis (28/5/2020), pada sekitar pukul 20.00 WIB.

Wakil Direktur Reskrimum Polda Bengkulu AKBP Anjas Gautama Putra mengatakan, pelaku yang merupakan guru mengaji ditangkap di Kelurahan Lingkar Timur, Kecamatan Singgaran Pati, Kota Bengkulu.

Baca juga: Ayah Perkosa Anak Tiri Selama 7 Tahun, sejak Korban Masih SD

Menurut Anjas, TH bukan orang asli Bengkulu, melainkan pendatang dari Jawa dan menumpang di rumah saudaranya yang berada di sekitar Panorama Kota Bengkulu.

Pelaku belum berkeluarga dan pekerjaan sehari-harinya mengajar mengaji di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

“Pelaku melakukan pencabulan kepada muridnya dengan modus mengiming-imingi korban akan dibelikan handphone, uang jajan,” ujar Anjas kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di sel Mapolda Bengkulu.

Baca juga: Ayah Perkosa Anak, Ancam Ceraikan Ibu jika Sampai Terungkap

Pelaku mengakui perbuatannya. Kepada polisi, dia mengatakan bahwa korbannya cuma satu orang.

Namun, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap korban lainnya.

“Kita masih panggil saksi-saksi, apakah satu orang korban atau ada korban lainnya. Untuk sementara pelaku melakukan pencabulan tersebut baru satu kali,” kata Anjas.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno mengimbau orangtua yang mempunyai anak agar berhati-hati dengan lingkungan sekitar, sekolah, tempat ibadah ataupun pertemanan.

Sebab saat ini banyak pelaku pencabulan yang mengincar anak-anak sebagai korban.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 82 jo Pasal 76 E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X