Balita Asal Garut Positif Covid-19, Terpapar Orangtua yang Pulang dari Jakarta

Kompas.com - 28/04/2020, 19:11 WIB
Ilustrasi bayi. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi.

GARUT, KOMPAS.com – Balita berusia 2 tahun 2 bulan di Kecamatan Cibatu, dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan demikian, jumlah pasien positif Covid-19 di Garut hingga Selasa (28/04/2020) berjumlah 10 orang.

“Hari ini dilaporkan lagi satu kasus konfirmasi positif Covid-19 ke sepuluh (KC-10), yaitu anak laki-laki usia 2 tahun 2 bulan asal kecamatan Cibatu,” jelas Ricky Rizky Darajat, Juru Bicara Tim Penanganan Covid-19 Pemkab Garut, Selasa (28/04/2020) petang lewat rilis tertulis.

Menurut Ricky, Selasa sore, petugas dari Dinas Kesehatan tengah melakukan penjemputan balita tersebut ke rumahnya kemudian dibawa ke RSUD dr Slamet Garut untuk mendapatkan penanganan medis dan diisolasi.

Baca juga: Dua Pelajar dan 1 Balita di Sukabumi Positif Covid-19, Total Kasus Jadi 29

Terpapar dari orangtua yang pulang kampung

Dihubungi terpisah, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman membenarkan adanya tambahan pasien positif COvid-19 di Garut, hingga saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Garut bertambah menjadi 10 orang.

Balita yang dinyatakan positif, menurut Helmi diduga terpapar dari orangtuanya yang bekerja di Jakarta.

“Kemungkinan terinfeksi dari orangtuanya yang kerja di Jakarta, tapi sekarang klinisnya udah sehat, namun karena belum dinyatakan negatif, kita tetap harus lakukan isolasi,” jelas Helmi saat dihubungi lewat aplikasi pesan, Selasa (28/04/2020).

Karena ada kemungkinan terinfeksi dari orangtuanya yang bekerja di Jakarta dan pulang ke rumah.

Baca juga: Kasus-kasus Anak dan Balita Positif Covid-19 di Indonesia, Tak Bepergian, dari Mana Penularannya?

Orangtua balita akan di tes swab

 

Menurut Helmi, pemerintah akan melakukan pemeriksaan terhadap kedua orangtuanya dengan rapid test dan uji laboratorium dengan sampel swab.

“Kita juga akan periksa rapid dan swab kedua orangtuanya,” katanya. 

Dari 10 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang ada di Garut, menurut Ricky saat ini 7 diantaranya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Sementara, satu pasien lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah, satu kasus dinyatakan sembuh dan satu kasus meninggal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X