Kompas.com - 26/03/2020, 19:28 WIB
Suasana jalan protokol saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi Caka 1942 di Gianyar, Bali, Rabu (25/3/2020). Pelaksanaan Nyepi tahun 2020 di Bali, selain untuk pelaksanaan Catur Beratha Penyepian atau empat pantangan bagi Umat Hindu juga ditargetkan dapat memutus penyebaran wabah COVID-19. ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANASuasana jalan protokol saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi Caka 1942 di Gianyar, Bali, Rabu (25/3/2020). Pelaksanaan Nyepi tahun 2020 di Bali, selain untuk pelaksanaan Catur Beratha Penyepian atau empat pantangan bagi Umat Hindu juga ditargetkan dapat memutus penyebaran wabah COVID-19.

BADUNG, KOMPAS.com - Beredar sebuah video seorang turis asing dirantai oleh pecalang atau pengaman desa adat di Desa Kampial, Kuta Selatan, Badung, Bali. 

Kepala Polsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Soaai mengatakan, bule tersebut diamankan pada Rabu (25/3/2020) kemarin atau saat Hari Raya Nyepi.

Yusak mengatakan, turis tersebut mengaku dari Amerika Serikat. Saat itu, turis tersebut berniat untuk lari pagi meski saat itu sedang Nyepi.

Pada pagi sekitar pukul 08.00 Wita, ia keluar vila di sekitar Jimbaran.

Kemudian, oleh pihak vila sudah dilarang namun tetap bersikukuh keluar untuk lari.

Baca juga: Tanya Jawab Seputar Virus Corona Bisa Chatting Realtime di Laman Ini

Kemudian beberapa meter dari vila, ia berpapasan dengan para pecalang yang sedang mengamankan Nyepi.

Kemudian, ditegur dan disuruh balik ke vila. Namun, tetap menolak hingga terjadi perdebatan.

Kesal, para pecalang kemudian merantainya dan melaporkannya ke pihak kepolisian.

Tak berselang lama anggota dari Polsek Kuta Selatan datang dan membawa bule tersebut.

Di kantor polisi, turis tersebut tetap saja ngotot dan merasa tak bersalah.

 

 

Bahkan, mengancam akan dilaporkan ke pihak Konsulat Jenderal.

"Sampai di polsek, kami jelaskan bahwa hari ini Nyepi, tapi ngeyel lagi ke kami. Terus dijelaskan ini ribuan bule mengerti tapi kenapa kamu ngeyel ingin lari," kata Yusak, saat dihubungi, Kamis (26/3/2020) malam.

Baca juga: Warganya Tak Bisa ke Bandara, Dubes Rusia Surati Gubernur Bali

Akhirnya, diambil keputusan untuk membawa bule tersebut ke vilanya.

"Akhirnya kami antarkan ke vilanya. Di vilanya masih ngeyel juga mau telepon konsulnya mau laporkan kenapa dirantai. Kami tak terima laporannya karena ia tak menghargai adat di sini," kata Yusak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X