Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kompas.com - 17/02/2020, 20:29 WIB
Ilustrasi perempuan hamil. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi perempuan hamil.

PONOROGO, KOMPAS.com - Seorang peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, membuat heboh setelah merasakan kontraksi akan melahirkan.

Hal itu terjadi saat wanita hamil tersebut mengikuti tes seleksi memampuan dasar (SKD).

Kendati mengalami kontraksi, Reni Tri Astuti (30) warga Jenangan, Kabupaten Ponorogo itu tetap mengikuti tes seleksi.

Baca juga: Tangis Haru Istri Melihat Suami Mencapai Nilai Tertinggi Seleksi CPNS

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo Winarko Arief Tjahjono membenarkan adanya salah satu peserta tes yang kontraksi akan melahirkan saat mengikuti tes SKD.  

"Ketika mau ikut tadi, dia sudah merasakan kontraksi, makanya kami melakukan persiapan," ujar Winarko, Senin (17/2/2020).

Setelah itu, posisi kursi Reni ditempatkan di paling belakang dekat pintu keluar.

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan satu mobil ambulans untuk mengantisipasi apabila Reni sudah akan melahirkan. 

Namun, hingga tes selesai, Reni tak juga menunjukkan tanda-tanda melahirkan.

Baca juga: Peserta CPNS di Pesawaran Lampung Melahirkan Saat Ikuti Tes SKD

Setelah mengikuti tes tertulis, Reni baru merasakan kontraksi lagi.

"Setelah selesai mengikuti tes, dia langsung keluar ruangan. Saat itu Reni merasakan kontraksi lagi. Makanya kami langsung membawanya dengan ambulans ke Puskesmas Jenangan," ujar Winarko.

Winarko mengatakan, Reni merupakan satu dari 8.139 peserta yang mengikuti tes SKD CPNS  di Gedung Expetorium Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipecat karena Kasus Pencurian, Mantan Polisi Diringkus Saat Pesta Narkoba

Dipecat karena Kasus Pencurian, Mantan Polisi Diringkus Saat Pesta Narkoba

Regional
Warga Jakarta Ditemukan Tewas Berlumur Darah dalam Hotel di Cianjur

Warga Jakarta Ditemukan Tewas Berlumur Darah dalam Hotel di Cianjur

Regional
Video Skripsi Unilak Pekanbaru Dibuang Beredar di Medsos, Kepala Perpustakaan Dicopot

Video Skripsi Unilak Pekanbaru Dibuang Beredar di Medsos, Kepala Perpustakaan Dicopot

Regional
Bayi Berusia 20 Bulan di Kupang Sembuh dari Covid-19

Bayi Berusia 20 Bulan di Kupang Sembuh dari Covid-19

Regional
Pengakuan Kakek yang Ditangkap Polisi karena Jual Ganja: Keuntungan Dipakai untuk Berobat

Pengakuan Kakek yang Ditangkap Polisi karena Jual Ganja: Keuntungan Dipakai untuk Berobat

Regional
Terduga Penganiaya Ojol di Pekanbaru Diamankan Polisi

Terduga Penganiaya Ojol di Pekanbaru Diamankan Polisi

Regional
Menyoal Lagu Yamko Rambe Yamko: Bukan Lagu Milik Orang Papua?

Menyoal Lagu Yamko Rambe Yamko: Bukan Lagu Milik Orang Papua?

Regional
Ratusan Ojol di Pekanbaru Rusak Rumah Terduga Penganiaya Rekannya

Ratusan Ojol di Pekanbaru Rusak Rumah Terduga Penganiaya Rekannya

Regional
Dituding Rusak Jendela dan Kursi Pastoran, Sastrawan Felix Nesi Ditangkap Polisi

Dituding Rusak Jendela dan Kursi Pastoran, Sastrawan Felix Nesi Ditangkap Polisi

Regional
Kisah Pemuda Lereng Merapi, Ubah Tanah Desa Jadi Sport Center Berstandar International

Kisah Pemuda Lereng Merapi, Ubah Tanah Desa Jadi Sport Center Berstandar International

Regional
Main TikTok di Suramadu, Didenda Rp 500.000...

Main TikTok di Suramadu, Didenda Rp 500.000...

Regional
Viral, Video Penganiayaan Ojol di Pekanbaru, Ini Respons Polisi

Viral, Video Penganiayaan Ojol di Pekanbaru, Ini Respons Polisi

Regional
Tradisi Pacaran Orang Rimba, 2.000 Hari Mengabdi di Calon Mertua, Pegang Tangan Pacar Kena Denda

Tradisi Pacaran Orang Rimba, 2.000 Hari Mengabdi di Calon Mertua, Pegang Tangan Pacar Kena Denda

Regional
Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X