Jauh dari Wuhan, Empat Mahasiswa asal Bondowoso Memilih Bertahan di China

Kompas.com - 09/02/2020, 05:12 WIB
Salah satu mahasiswi Bondowoso yang merupakan alumni SMAN 2 Bondowoso saat berada di China KOMPAS.com/Dokumentasi SMAN 2 BondowosoSalah satu mahasiswi Bondowoso yang merupakan alumni SMAN 2 Bondowoso saat berada di China

JEMBER, KOMPAS.com – Empat alumnus SMA Negeri 2 Bondowoso memutuskan tetap bertahan di China meski ratusan jiwa meninggal akibat wabah virus corona di negara itu.

Empat alumnus SMAN 2 Bondowoso itu berkuliah di kampus yang lumayan jauh dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Mereka adalah Muhammad Afif Amrullah, Cintiya Egi Purwadi, Oki Firdaus Syah Putra dan Bintang Mas Mediamatha Parameswari.

Baca juga: Kisah Perawat Pasien Virus Corona: Tak Boleh Makan atau ke Toilet saat Bekerja

 

Warga asal Bondowoso itu berkuliah di Nanning College for Vocational and Technology dan Wuxi Vocational Institute of Commerce.

“Anak-anak memang lagi kuliah di sana, setiap hari kami pantau melalui video call,” kata Humas SMAN 2 Bondowoso Kholifah Nur Azizah saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/2/2020).

Pihak sekolah mengantarkan empat alumnus tersebut berkuliah di China pada Juni dan Desember 2019.

Kholifah memastikan kondisi empat mahasiswa asal Bondowoso itu sehat.

Mereka tak boleh keluar dari asrama universitas. Meski jauh dari Kota Wuhan, pihak keluarga tetap mengkhawatirkan kondisi kesehatan mereka.

“Mereka juga tidak boleh makan daging dan ikan, sementara jadi vegetarian,” kata Kholifah.

Empat mahasiswa itu juga mengonsumsi makanan yang dibawa dari Indonesia. Pihak Keluarga mahasiswa itu mulai tenang setelah menghubungi mereka setiap hari.

"Setiap hari orang tuanya video call," jelasnya.

Pihak sekolah juga aktif menanyakan kondisi empat alumninya itu. SMAN 2 Bondowoso berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di China.

Baca juga: Sabtu Malam, Banjir di Jalan Boulevard Barat Raya Kelapa Gading Belum Surut

Sebelumnya diberitakan, satu mahasiswa asal Bondowoso, Ana Mufida Zanda, pulang ke Indonesia setelah merebaknya virus corona di China. 

Mahasiswa Jiangsu Vocational Institute of Commerce itu merupakan alumnus SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X