Kompas.com - 24/12/2019, 14:50 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi di Pelabuhan Merak, Selasa (24/12/2019) KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi di Pelabuhan Merak, Selasa (24/12/2019)

MERAK, KOMPAS.com - Pemudik pengguna kapal laut di lintas Merak - Bakauheni maupun sebaliknya menunjukkan tren peningkatan dibanding tahun lalu.

Peningkatan ini disebut terjadi karena imbas adanya tol Bakauheni hingga Palembang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan adanya jalan tol tersebut mempersingkat waktu tempuh antara Bakauheni hingga Palembang menjadi empat jam saja. 

"Saya sebagai orang Sumatera Selatan enggak bayangin ini terjadi, hanya empat jam Palembang ke Bakauheni, ini melebihi ekspektasi orang banyak, yang menimbulkan satu lonjakan (pemudik)," kata Menhub Budi Karya saat meninjau situasi mudik di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (24/12/2019).

Baca juga: Catatan Penting, Tersedia 6 Rest Area di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi mengatakan hingga saat ini telah menunjukkan peningkatan jumlah pemudik dibandingkan tahun lalu.

Secara keseluruhan, kata dia, terjadi peningkatan 10 persen di lintas Merak - Bakauheni dan 19 persen dari Bakauheni ke Merak.

Peningkatan pemudik di periode Nataru ini, kata Ira, juga menunjukkan tren yang tidak biasa, lantaran jumlah pemudik dari Sumatera ke Jawa lebih tinggi dibandingkan dari Jawa ke Sumatera.

Baca juga: Hanya 4 Jam, Bakauheni-Palembang Lewat Tol Trans Sumatera

"Sesuatu yang terbalik, animo orang Sumatera menuju Jawa sangat pesat," kata dia. 

Pada tahun ini, kata Ira, juga terdapat penurunan jumlah pemudik pejalan kaki. Sebaliknya pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat meningkat drastis.

"Secara keseluruhan mudik Nataru berjalan lancar dan baik sekali," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X