Manajemen PLTU Cilacap Klaim Persoalan Limbah B3 Telah Tertangani

Kompas.com - 14/11/2019, 13:21 WIB
Warga menggelar aksi unjuk rasa di depan PLTU PT Sumber Segara Primadaya (S2P) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINWarga menggelar aksi unjuk rasa di depan PLTU PT Sumber Segara Primadaya (S2P) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2019).

CILACAP, KOMPAS.com - Manajemen PT Sumber Segara Primadaya (S2P) selaku pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengklaim persoalan pengelolaan limbah bahan bahaya beracun (B3) telah tertangani.

Hal itu disampaikan General Manager Unit 1 dan 2 PLTU Cilacap Sugeng, seusai menemui warga yang menggelar aksi unjuk rasa di depan PLTU, Kamis (14/11/2019).

Menurut Sugeng ,saat ini tidak ada lagi limbah sisa pembakaran batubara yang disimpan di tempat penampungan atau ash yard.

Limbah dikirim ke pabrik semen untuk bahan campuran pembuatan semen.


"Sudah dikosongin, sudah kosong. Limbah dari tempat penampungan sementara dikirim langsung ke pabrik semen. (Persoalan debu) saya kira sudah selesai, semua ke sana untuk campuran semen," kata Sugeng.

Baca juga: Ratusan Warga Cilacap Unjuk Rasa Terkait Pencemaran Udara PLTU

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Karangkandri Cilacap segera memperbaiki manajemen pengelolaan limbah.

Hal itu disampaikan Ganjar saat meninjau  PLTU Cilacap, Kamis (24/10/2019).

Pada kesempatan itu, Ganjar mengecek tempat pembuangan limbah dan penyimpanan batubara yang diprotes warga.

Pemindahan tempat penampungan limbah juga muncul dalam tuntutan warga yang menggelar aksi unjuk rasa, Kamis ini.

Pasalnya, letak tempat penampungan tersebut hanya berjarak sekitar 50 meter dari permukiman warga.

Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Berubah Radikal Dalam Waktu 6 Bulan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

Regional
Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Regional
Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Regional
Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Regional
Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Regional
Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Regional
Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Regional
Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Regional
Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Regional
Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Regional
BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

Regional
3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

Regional
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Regional
Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Regional
Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X