Ini Alasan Ketum Korpri Usulkan Tunjangan Pensiun ASN Jadi Rp 700 Juta

Kompas.com - 12/11/2019, 07:30 WIB
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comIlustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)

KOMPAS.com - Tunjangan pensiun bagi aparatur sipil negera (ASN) diusulkan naik menjadi Rp 700 juta.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Pusat Zudan Arif Fakrulloh saat acara pembukaan Pornas Korpri XV di GOR Sahabuddin, Pangkal Pinang, Senin (11/11/2019).

Menurut Zudan, tunjangan hari tua atau masa pensiun ASN yang ada saat ini masih di bawah Rp 100 juta, yaitu Rp 70 juta.

Angka itu, menurut Zudan, masih rendah dibanding negara lainnya. Zudan membandingkan dengan ASN di Korea Selatan. 

"Kalau di Korea Selatan ASN nya sudah sejahtera karena simpanan dari keseluruhan penghasilan mencapai 14 persen," ujar dia.

Baca juga: Tunjangan Pensiun PNS Diusulkan Meningkat Jadi Rp 700 Juta

Sementara itu, Zudan menjelaskan, saat ini Korpri dan PT Taspen tengah merancang skema agar ASN lebih sejahtera.

"Kami bersama PT Taspen sedang menyusun skemanya agar ASN bisa lebih sejahtera," kata Zudan.

Selain masalah kenaikan tunjangan, Zudan juga ingin mendorong lahirnya PP tentang Korpri sehingga kontribusinya bagi pembangunan bangsa bisa lebih optimal.

(Penulis: Kontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur | Editor: Khairina)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X