6 Paus yang Mati di Perairan Sabu Raijua Dikubur dengan Ritual Adat

Kompas.com - 11/10/2019, 22:14 WIB
Paus terdampar di Perairan Sabu Raijua, Kamis (10/10/2019) KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BEREPaus terdampar di Perairan Sabu Raijua, Kamis (10/10/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak enam ekor paus yang ditemukan mati di Perairan Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikubur, Jumat (11/10/2019).

Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke penguburan paus dilakukan dengan ritual adat dari pukul 10.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita.

Menurut Nikodemus, paus yang dikubur di sekitar lokasi pantai berjumlah enam ekor. Sedangkan 10 ekor lainnya bisa dievakuasi ke laut dalam.

"Sementara yang satu ekornya, sudah telanjur diambil masyarakat setempat, untuk dimanfaatkan minyaknya," ujarnya.

Baca juga: 17 Paus Terdampar di Perairan Sabu Raijua NTT, 11 Mati

Penguburan paus tersebut, lanjut Nikodemus, dibantu dengan menggunakan alat berat eskavator.

Prosesi penguburan diawali ritual adat dipimpin tokoh adat Desa Menia, Dominggus Wila Diabbo dan Markus Ludji Talo.

Masyarakat yang hadir di lokasi penguburan paus mengenakan pakaian adat suku Sabu yang terdiri dari selimut, sarung, dan selendang.

Ritual adat digelar untuk mengantisipasi jangan sampai malapetaka melanda desa serta kejadian terdamparnya paus tidak terulang kembali.

Sebelumnya diberitakan, 17 ekor paus terdampar di perairan Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (10/10/2019) siang.

"Betul, 17 ekor paus terdampar di Pantai Koloudju, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat,"ungkap Kasubag Tata Usaha Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Lorence Taga, kepada Kompas.com Kamis sore.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X