726 Mahasiswa Terkait Kerusuhan Jayapura Dibebaskan, Ini Pesan Gubernur Papua

Kompas.com - 24/09/2019, 14:51 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe  menemui 733 warga yang diamankan di Mako Brimobda Jayapura, Selasa (24/9/2019) Dok Staf Khusus Gubernur PapuaGubernur Papua Lukas Enembe menemui 733 warga yang diamankan di Mako Brimobda Jayapura, Selasa (24/9/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Sebanyak 726 mahasiswa yang diduga terkait dengan bentrokan antara Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan aparat di Expo Waena, Kota Jayapura, Papua, pada Senin (23/9/2019), akhirnya dibebaskan.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, awalnya ada 733 mahasiswa yang diamankan. Namun, setelah sebagian besar dibebaskan, ada 7 yang masih diamankan polisi.

"Hari ini dipulangkan, tapi ada tujuh di antaranya masih ditahan untuk pendalaman," ujar Gubernur Papua Lukas Enembe, di Jayapura, Selasa (24/9/2019).

Baca juga: DPRD Se-Papua Minta Jokowi Dialog dengan Tokoh yang Berseberangan

Pada Selasa siang, Lukas didamping Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja, menemui ke-733 mahasiswa di Mako Brmobda Jayapura.

Pada pertemuan tersebut, Lukas meminta para mahasiswa untuk tidak lagi membuat aksi kerusuhan.

Apalagi, aksi yang diduga ditunggangi pihak lain untuk mengacaukan situasi keamanan.

Ia juga meminta mahasiswa yang sebelumnya berkuliah di luar Papua, untuk kembali ke tempat studinya.

"Kita minta mahasiswa ini karena sudah berapa kali saya undang kan mereka tidak datang. Jadi sudah kejadian begini, kita harap tidak akan terjadi lagi," kata Lukas.

Kapolda Papua Irjen Rudolf A Rodja memastikan 726 mahasiswa yang dibebaskan akan dikembalikan ke tempat mereka berkumpul sebelumnya, yaitu di Expo Waena.

"Ya mereka kan selama ada di sini pasti ada tempat tinggal," kata Rudolf.

Sebelumnya, bentrok antara massa dengan aparat TNI-Polri terjadi di Expo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, pada Senin (23/9/2019) siang.

Akibat kejadian tersebut 1 prajurit TNI gugur dan 7 Brimob terluka berat.

Sedangkan dari massa, diketahui ada 3 orang tewas.

Hingga kini pihak Rumah Sakit Bhayangkara masih melakukan proses identifikasi terhadap korban-korban tersebut.

Baca juga: 16 Warga Tewas dan 65 Terluka Saat Kerusuhan Pecah di Wamena, Papua

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Regional
Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Regional
Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Regional
Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Regional
Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Regional
750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

Regional
Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Regional
Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Regional
Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Regional
5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

Regional
Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X