Minta Guru Dikembalikan, Warga Ancam Segel SDN 2 Sidrap

Kompas.com - 23/09/2019, 12:35 WIB
Ratusan Orang Tua Murid SDN 2 Lainungeng, Kabupaten Sidrap, Tolak Guru Berprestasi Dimutasi KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDINRatusan Orang Tua Murid SDN 2 Lainungeng, Kabupaten Sidrap, Tolak Guru Berprestasi Dimutasi

SIDRAP, KOMPAS.com - Ratusan warga yang merupakan orang tua siswa dan mantan siswa di Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Lainungan, Desa Mattirotasi, Kecamatan Wattang Pulu, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, melakukan aksi unjuk rasa di sekolah, Senin (23/9/2019).

Mereka tidak terima dengan mutasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, kepada seorang guru bernama H Salamong.

Guru kelas 1 yang dimutasi tersebut dinilai korban tuduhan yang tidak benar.

"H Salamong sudah 31 tahun mengabdi di sekolah. Bu guru kami difitnah melakukan pungli pengadaan baju batik untuk dipakai gerak jalan 17 Agustus. Ada 10 orang pihak sekolah yang bertanda tangan dan memfitnah guru teladan kami," ujar Rahming, salah satu orang tua siswa yang sedang berunjuk rasa.

Baca juga: Kisah Bahagia Warga Pelosok Riau Kini Punya Sekolah Satu Atap

Aksi sempat mamanas, saat massa hendak melakukan sweeping terhadap 10 orang dari pihak sekolah yang dituduh memberikan tanda tangan, sehingga guru tersebut dimutasi.

Beruntung aparat kepolisian segera menenangkan massa yang mulai tersulut emosi.

Idris, orang tua murid lainya menduga, mutasi yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SDN 2  Nuraini, sengaja untuk mengelola dana bantuan operasional sekolah (BOS) sendiri.

"Padahal yang jadi bendahara dana BOS itu Bu Salamong, dia orang jujur. Hj Salamong  tidak mau kasih fee kepada kepala sekolah Nuraini, karena dana BOS uang negara," kata Idris.

Warga Lainungan mengancam akan melakukan penyegelan sekolah jika tuntutan untuk mengembalikan Salamong kembali menjadi guru di SDN 2 Lainungan tidak dipenuhi.

"Kami juga akan melarang anak-anak kami ke sekolah, mereka akan mogok belajar, Dia sudah lama mau diangkat jadi Kepsek, tapi karena Beliau adalah guru teladan dan tidak gila jabatan, Beliau tidak mau," kata Masna, warga Lainungan.

Hingga saat ini, massa masih menduduki SDN 2 Lainungan sambil menunggu kepastian dipenuhinya tuntutan mereka.

Massa juga menginginkan kepala sekolah mundur dari jabatannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Regional
Aniaya Petugas Kebersihan, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Aniaya Petugas Kebersihan, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X