Pria yang Ancam Penggal Jokowi Diserahkan ke Kejaksaan, Kasusnya Segera Disidangkan

Kompas.com - 15/09/2019, 08:57 WIB
HS (25), pria yang mengancam memengal Presiden Joko Widodo digiring ke Mapolda Metro Jaya, Minggu (12/5/2019). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARHS (25), pria yang mengancam memengal Presiden Joko Widodo digiring ke Mapolda Metro Jaya, Minggu (12/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka yang mengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi), HS (25), telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, berkas perkara tersangka HS telah dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak kejaksaan.

Adapun, Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara tahap pertama tersangka HS pada Juli 2019.

"Kita telah menyerahkan tersangka HS dan barang buktinya ke kejaksaan pada Senin tanggal 9 September 2019 lalu," kata Argo saat dihubungi, Minggu (15/9/2019).

Baca juga: Polisi Limpahkan Berkas Perkara Tersangka yang Ancam Penggal Jokowi

Kasus yang menjerat HS itu pun akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Namun, Argo menyebut polisi tak mengetahui jadwal persidangan kasus tersebut.

"Kalau untuk kapan disidangkan, saya belum monitor," ungkap Argo.

Seperti diketahui, HS ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 12 Mei lalu.

HS diduga melontarkan ancaman untuk memenggal kepala Presiden Joko Widodo saat melakukan aksi demo di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin pada 10 Mei 2019.

Akibat perbuatannya, HS dijerat pasal makar, yakni Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP Tentang Tindak Pidana Makar.

Ancaman hukuman bagi HS yang mengancam memengal Jokowi yakni penjara seumur hidup.

Baca juga: Pria yang Ancam Penggal Jokowi Tetap Bahagia meski Menikah di Penjara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X