Jemaah Haji Asal Palembang Hilang di Muzdalifah, Arab Saudi, Sejak 2 Pekan

Kompas.com - 30/08/2019, 15:01 WIB
Taspirin Wajat Ratan bin Wajat (81) jemaah haji asal Palembang yang hilang di Muzdalifah. REPRO/Kanwil Kemenag SumselTaspirin Wajat Ratan bin Wajat (81) jemaah haji asal Palembang yang hilang di Muzdalifah.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Taspirin Wajat Ratam bin Wajat (81), jemaah haji asal Demarkasi Palembang dikabarkan hilang sejak dua pekan lalu di Muzdalifah, Arab Saudi, ketika sedang melaksanakan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang Saefudin Latief mengatakan, Taspirin merupakan rombongan kloter 11.

Baca juga: Kloter Pertama Jemaah Haji Asal Jawa Barat Tiba di Indonesia

Kloter 11 sendiri telah tiba di Palembang dua hari yang lalu.


"Sampai sekarang belum ditemukan, petugas masih mencarinya," kata Saefudin, Jumat (30/8/2019).

Diungkapkan Saefudin, Taspirin semula sedang mengambil wudhu di Muzdalifah bersama istrinya, Sutriah.

Usai mengambil wudhu, Sutriah kembali ke bus yang berisi rombongan kloter 11.

Setelah ditunggu cukup lama di dalam mobil, Taspirin ternyata tak kunjung kembali ke bus.

"Bus rombongan dekat dengan lokasi tempat wudhu. Namun, karena terpisah, Taspirin hilang. Kejadiannya dua pekan lalu, sampai sekarang belum ditemukan," ujarnya.

Baca juga: 5 Fakta Penipuan 51 Calon Jemaah Haji di Surabaya, Biaya Tambahan Rp 35 Juta hingga Naik Bus ke Asrama Haji

Tim Dakkar dan petugas haji yang berada di Tanah Suci saat ini masih mencari Taspirin dengan menghubungi petugas keamanan Arab Saudi.

"Kita akan cari sampai dapat, Kemenag yang bertanggung jawab," katanya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Polisi Langgar Sistem Satu Arah, Atasan Minta Maaf

Viral Polisi Langgar Sistem Satu Arah, Atasan Minta Maaf

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Regional
Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Regional
Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X