Jelang Ramadhan, Kiriman Uang TKI Melalui Kantor Pos di Cianjur Capai Miliaran Rupiah

Kompas.com - 03/05/2019, 17:36 WIB
Sejumlah orang tengah mencairkan uang kiriman dari kerabatnya yang bekerja di luar negeri di Kantor Pos Indonesia, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (03/05/2019) petang. Jelang puasa Ramadan kiriman uang TKI ke Cianjur melonjak hingga mencapai Rp5 miliar dalam dua hari terakhir. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSejumlah orang tengah mencairkan uang kiriman dari kerabatnya yang bekerja di luar negeri di Kantor Pos Indonesia, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (03/05/2019) petang. Jelang puasa Ramadan kiriman uang TKI ke Cianjur melonjak hingga mencapai Rp5 miliar dalam dua hari terakhir.

CIANJUR, KOMPAS.com – Menjelang bulan Ramadhan, kiriman uang dari warga Cianjur, Jawa Barat yang tengah bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia ( TKI) melalui kantor pos mengalami lonjakan.

Manajer Pelayanan Kantor Pos Indonesia Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Agus Darmawan menyebutkan, dalam dua hari terakhir jumlah kiriman uang TKI mencapai Rp 5 miliar lebih.

Biasanya penarikan uang kiriman dari para buruh migran oleh kerabat dan keluarganya melalui jasa kantor pos itu sebear Rp 1,5 miliar per harinya.

“Itu untuk dua hari sebelumnya, kalau hari ini belum terlihat karena transaksi masih terus berlangsung hingga tutup nanti malam,” kata Agus saat ditemui Kompas.com di kantornya, Jumat (3/5/2019).

Baca juga: Selama Ramadhan, PNS DKI Kerja Pukul 07.00-14.00

Namun, lonjakan kiriman uang dari para TKi jelang Ramadhan ini, dikatakan Agus, bukan hal baru sehingga pihaknya telah mengantisipasi jauh hari.

“Dipastikan nilai uang yang ditarik akan terus naik hingga awal Ramadhan nanti, bisa dua kali lipat dari sekarang, bisa Rp 10 miliar lebih,” sebut dia.

Untuk tetap memberikan pelayanan optimal, selain membuka tujuh loket, pihaknya pun memberikan pelayanan hingga pukul 22.00 WIB, termasuk mengoptimalkan pelayanan di 27 Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kantor Pos yang tersebar di wilayah Kabupaten Cianjur.

Namun, pihaknya mengaku bahwa nilai sebesar itu jauh lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai puluhan miliar rupiah menjelang Ramadhan.

“Penurunan ini (pengiriman uang dari TKI) berkaitan dengan adanya kebijakan moratorium pengiriman TKI ke Arab Saudi dan ke beberapa negara di kawasan di Timur Tengah, termasuk juga bermunculannya jasa-jasa pelayanan transaksi lainnya, di minimarket-minimarket juga kan sekarang bisa,” ungkapnya.

Baca juga: Tempat Hiburan Malam di Maluku Tengah akan Tutup 3 Hari di Bulan Ramadhan

Ulfah, seorang pegawai Kantor Pos Indonesia Cianjur menyebutkan, sejak dibuka Jumat pagi hingga pukul 15.00 WIB, sudah 400 orang lebih mengajukan permohonan pencairan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Regional
Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Regional
4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

Regional
Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Regional
Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan 'Blusukan' hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan "Blusukan" hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Regional
Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Regional
Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Regional
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Regional
Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Regional
100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Regional
Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Regional
Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Regional
Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Regional
Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Massa yang Bawa Golok, Wakapolres Pinrang: Dikenal Baik dan Suka Menolong

Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Massa yang Bawa Golok, Wakapolres Pinrang: Dikenal Baik dan Suka Menolong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X