PKB Kumpulkan Seribu Kiai, Perkuat Dukungan Jokowi Ma’ruf Amin

Kompas.com - 13/03/2019, 22:47 WIB
Sedikitnya seribu kiai di Jawa Tengah berkumpul dalam silaturahim Masayikh dan alumni Pondok Pesantren Lirboyo dan Al Falah Ploso, Kediri, di Gedung Pertemuan Kota Salatiga, Selasa (12/3/2019) malam. dok PKBSedikitnya seribu kiai di Jawa Tengah berkumpul dalam silaturahim Masayikh dan alumni Pondok Pesantren Lirboyo dan Al Falah Ploso, Kediri, di Gedung Pertemuan Kota Salatiga, Selasa (12/3/2019) malam.
Editor Latief

SALATIGA, KOMPAS.com – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin terus meningkatkan konsolidasi pemenangan pasangan calon presiden Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin.

Bertempat di Gedung Pertemuan Kota Salatiga, Selasa (12/3/2019) lalu, sedikitnya seribu kiai di Jawa Tengah berkumpul dalam silaturahim Masayikh dan alumni Pondok Pesantren Lirboyo dan Al Falah Ploso, Kediri.

"Kenapa harus memilih Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, karena pasangan ini yang telah terbukti memiliki komitmen kuat terhadap kalangan santri," kata Muhaimin atau Cak Imin, Rabu (13/3/2019).

Komitmen Jokowi, lanjut Muhaimin, ditunjukkan dengan berbagai program yang prosantri, termasuk menetapkan 22 Oktober sebagai hari Santri Nasional sebagai pengakuan atas jasa para kiai dan ulama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta keutuhan NKRI.

"Apalagi, KH Ma’ruf Amin itu rais ‘Aam Nahdlatul Ulama," ujar Cak Imin.

Hadir pada acara tersebut sejumlah kyai sepuh, antara lain KH Abdulloh Kafabihi Mahrus, (Lirboyo, Kediri) KH Anwar Manshur (Lirboyo), KH Zainuddin Jazuli Ustman (Al-Falah Ploso), KH Nurul Huda Jazuli (Al-Falah Ploso), KH Anwar Iskandar (Al Amin, Kediri) beserta sedikitnya 1000 alumni kedua pesantren tersebut.

Adapun dari jajaran PKB hadir Sekjen M Hanif Dhakiri, Ketua PKB Jateng KH Yusuf Chudlori serta sejumlah caleg PKB.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus meningkatkan konsolidasi pemenangan pasangan calon presiden Joko Widodo - KH Ma?ruf Amin. Bertempat di Gedung Pertemuan Kota Salatiga, Selasa (12/3/2019). dok PKB Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus meningkatkan konsolidasi pemenangan pasangan calon presiden Joko Widodo - KH Ma?ruf Amin. Bertempat di Gedung Pertemuan Kota Salatiga, Selasa (12/3/2019).
Dalam pidatonya, KH Anwar Iskandar menyampaikan maksud silaturahim adalah mengajak seluruh masyarakat alumni Pesantren Ploso dan Lirboyo untuk mendukung pasangan calon presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

"Untuk 17 April nanti luangkan waktu satu menit untuk memilih KH Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden Bapak Jokowi. Ini adalah dawuh para kyai Ploso dan Lirboyo," kata KH Anwar Iskandar.

Sementara itu, saat KH Zainuddin Jazuli Ustman memberikan sambutan, tiba-tiba Ketua PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori, mengulurkan telepon genggamnya. Ternyata, suara di ujung telepon adalah Presiden Joko Widodo yang terdengar melalui pengeras suara.

"Kami menghaturkan ucapan terimakasih sebesar-besarnya atas seluruh dukungan yang diberikan kepada kami dan kepada KH Ma’ruf Amin," kata Jokowi melalui sambungan telepon.

Dalam sambutannya, KH Zainuddin Jazuli Ustman menegaskan, para kyai bukan hanya memerintahkan para santri untuk memilih pasangan Jokowi-Kyai Ma’ruf, tapi juga harus mengembangkan PKB.

"Jika dulu jihad identik dengan perang, saat ini jihad di Indonesia adalah jihad politik untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan akidah Islam ahlussunah wal jamaah," ujar KH Zainuddin.

Penegasan serupa disampaikan oleh KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus. Menurut dia, pilpres bukan sekadar memilih presiden, tapi memilih pemimpin yang akan menjamin keberlangsungan Islam ahlussunah waljamaah dan NKRI berdasarkan Pancasila.

“Kenapa, karena agama dan pemerintahan itu seperti saudara kembar," tuturnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X