Selama Proses Rehabilitasi, Andi Arief Akan Jalani Tahapan Medis dan Sosial

Kompas.com - 06/03/2019, 19:26 WIB
Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief saat menyambangi BNN, Jakarta, Rabu (6/3/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comWasekjen Partai Demokrat Andi Arief saat menyambangi BNN, Jakarta, Rabu (6/3/2019).


BOGOR, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) masih menunggu hasil penyidikan terhadap kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief.

Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Heru Winarko mengatakan, berdasarkan hasil assessment pihaknya, Andi Arief perlu direhabilitasi.

"Hasil dari assessment kami memang yang bersangkutan perlu direhab," kata Heru, saat ditemui di Kantor BNN Kabupaten Bogor, Rabu (6/3/2019).

Baca juga: Polri: Perempuan yang Bersama Andi Arief adalah Sahabatnya

Heru menuturkan, nantinya selama proses rehabilitasi, Andi Arief akan menjalani sejumlah tahapan, di antaranya medis dan sosial.

" Medis ini ada detox dilihat tingkat kecanduannya, lalu ada tahapan rehab pengobatan dan selanjutnya psikologis, terakhir sosiologis," sebut dia.

Sebelumnya, Andi Arief ditangkap di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019) malam, karena kasus dugaan penggunaan narkoba.

Baca juga: Tak Ada Barang Bukti Narkoba, Polisi Hentikan Proses Hukum Andi Arief

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal mengungkapkan, polisi sudah melakukan tes urine. Hasilnya, Andi positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Iqbal mengungkapkan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk alat-alat untuk mengkonsumsi narkoba. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X