Kisah Guru Honorer yang Kini Jadi Pegawai Kontrak, Bersyukur meski Tak Puas

Kompas.com - 09/02/2019, 19:19 WIB
Lundu Tamba (38), guru honorer di Pematangsiantar. KOMPAS.com/TIGOR MUNTHELundu Tamba (38), guru honorer di Pematangsiantar.

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com — Lundu Tamba (38), guru honorer selama 14 tahun, bersyukur meski tak puas.

Dirinya segera diangkat menjadi pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (P3K) untuk tahun 2019 di Pemerintahan Kota Pematangsiantar.

“Saya bersyukur dengan akan diterimanya sebagai pegawai kontrak oleh pemerintah. Tapi sejujurnya saya tidak puas,” ungkap guru SMP Negeri 9 Pematangsiantar itu, Jumat (8/2/2019).

Baca juga: Mendikbud: Guru Honorer Masih Dibutuhkan

Rasa tidak puas itu, kata pria warga Jalan Desa Indah, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar tersebut, karena dia bersama sekitar 70 guru honorer lainnya yang segera diangkat menjadi P3K tetap merasa tak nyaman.

Sebab, dengan status hanya sebagai pegawai kontrak, setiap tahun keberadaan mereka bisa dievaluasi oleh pemerintah daerah.

“SK kami diperbarui setiap tahun. Kami dievaluasi. Dan penggajian kami tergantung dari kemampuan keuangan daerah. Jika keuangan daerah kuat, kami bisa dipertahankan, sebaliknya bisa dievaluasi jika keuangan daerah tak memungkinkan,” katanya.

Lundu menegaskan, seharusnya pemerintah tak hanya menghargai guru honorer sebagai pegawai kontrak, apalagi yang sudah mengabdi puluhan tahun.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pematangsiantar Zainal Siahaan mengatakan, Pemerintah Kota Pematangsiantar mengusulkan formasi P3K sebanyak 90 orang.

“Ini baru tahap pertama. Sebanyak 90 orang ini sudah diumumkan, mulai hari ini masa pendaftaran. Mereka merupakan tenaga honorer K2 sebelumnya,” ungkapnya.

Zainal merinci, 90 jatah P3K itu terdiri dari 71 guru dan 19 tenaga penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X