Lagi, Polres Lamongan Berangkatkan Mantan Napi Terorisme Umroh Gratis

Kompas.com - 22/01/2019, 20:19 WIB
Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung (kanan), saat melepas secara simbolis mantan napiter untuk berangkat umroh, Selasa (22/1/2019). KOMPAS.com / HamzahKapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung (kanan), saat melepas secara simbolis mantan napiter untuk berangkat umroh, Selasa (22/1/2019).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Jajaran Polres Lamongan kembali memberangkatkan mantan narapidana terorisme (napiter) untuk menunaikan ibadah umroh secara gratis ke tanah suci Mekah, Arab Saudi.

Pada kesempatan kali ini, ada dua orang yang diberangkatkan, yakni Muhardi (52), warga Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Lamongan serta Agus Martin alias Hasan (37), warga Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

"Ini memang salah satu program yang kami lakukan, dalam merangkul dan menyambut mantan napiter untuk bisa kembali diterima di tengah-tengah masyarakat," ujar Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, Selasa (22/1/2019).

"Agenda ini sudah kali ketiga, dengan setiap pemberangkatan ada sebanyak dua orang. Baik mantan napiter maupun anggota ormas (organisasi masyarakat),” ucap dia.

Baca juga: Terorisme Menurut Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga

Baik Muhardi maupun Hasan, sebelumnya merupakan pemenang undian dari agenda gowes yang diselenggarakan oleh Polres Lamongan beberapa waktu.

Acara gowes tersebut dilaksanakan, dalam rangka mengalihkan perhatian massa dari aksi acara Reuni 212 yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, awal Desember 2018 lalu.

“Kebetulan mereka berdua kemarin dapat hadiah dari kami saat acara gowes, yang kami adakan bersama mantan napiter, alumni 212, FPI, dan beberapa ormas lain," kata dia.

Selain menggandeng Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) yang didirikan oleh Ali Fauzi, Polres Lamongan dalam hal ini juga bekerjasama dengan biro perjalanan umrah dan haji Zam-Zam.

Adapun kelengkapan administrasi untuk proses pemberangkatan mantan teroris seperti paspor, semuanya diurus oleh Polres Lamongan.

“Tentu saja saya sangat bersyukur dengan perhatian besar yang diberikan oleh pemerintah, pihak kepolisian, Bapak Kapolres, karena saya sendiri sudah lama ingin melihat kabah secara langsung. Dan sebagai umat Islam, pasti semua ingin melihat Kabah dan berkunjung ke makam Rasullullah (Nabi Muhammad SAW),” tutur Hasan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X