Tiga Pesan Prabowo yang Disampaikan Sandiaga Uno di Malang

Kompas.com - 12/09/2018, 13:54 WIB
Bakal calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri coffe morning bersama bakal calon legislatif dari partai koalisi di Jalan Besar Ijen, Kota Malang, Rabu (12/9/2018) KOMPAS.com / ANDI HARTIKBakal calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri coffe morning bersama bakal calon legislatif dari partai koalisi di Jalan Besar Ijen, Kota Malang, Rabu (12/9/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan tiga pesan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pesan tersebut disampaikan saat coffe morning bersama bakal calon legislatif partai koalisi di Jalan Besar Ijen, Kota Malang, Rabu (12/9/2018).

Dalam kesempatan itu, selain bakal calon legislatif, hadir juga ibu-ibu atau emak-emak yang mengidolakan Sandiaga Uno.

Pesan pertama yang disampaikan mengenai kampanye. Prabowo berpesan, warga Kota Malang harus berkampanye dengan saling menghargai dan merangkul satu sama lain.

"Saya menyampaikan pesan dari Pak Prabowo Subianto bahwa Malang harus kondusif, kampanyenya sejuk. Bisa menghargai dan saling merangkul," bebernya.

Baca juga: Ketika Pertemuan Sandiaga Uno dengan Bacaleg Diinvasi Emak-emak

Pesan berikutnya tentang integrasi. Melalui Sandiaga, Prabowo berpesan supaya pendukungnya di Kota Malang menyampaikan pesan integritas dalam berkampanye.

Menurut dia, pemerintah ke depan harus memprioritaskan integritas sebagai pemerintahan yang bersih dalam melakukan pembangunan.

"Kedua adalah masalah integrasi dan integritas. Bahwa kita harus mengintegrasikan kampanye kita dengan pesan-pesan integritas. Pemerintahan yang bersih untuk mempercepat pembangunan ini harus menjadi prioritas kita. Jadi pemerintahan yang bersih untuk percepatan pembangunan," imbuhnya.

Pesan ketiga, terkait sektor ekonomi. Sandiaga bersama Prabowo mengaku akan memprioritaskan lapangan kerja dan harga bahan pokok yang terjangkau.

Baca juga: Nasdem: Sandiaga Uno Bagus Juga Sowan ke Megawati

"Kita memprioritaskan ekonomi untuk membuka lapangan kerja. Kita ingin membangun dengan membuka lapangan kerja dan untuk ibu-ibu, terutama ibu-ibu yang sudah antusias di sini, harga-harga yang terjangkau sehingga biaya hidup tidak membebani mereka," tuturnya.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Regional
Gubernur NTT Tentukan Harga Terendah dan Tertinggi Minuman Sophia

Gubernur NTT Tentukan Harga Terendah dan Tertinggi Minuman Sophia

Regional
'Saya Tak Sanggup Terima Uang Ini. Niatnya Hanya Menolong'

"Saya Tak Sanggup Terima Uang Ini. Niatnya Hanya Menolong"

Regional
Jembatan Cincin yang Ambruk pada 2018 Bakal Diperbaiki

Jembatan Cincin yang Ambruk pada 2018 Bakal Diperbaiki

Regional
Pengakuan Lengkap Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor, Tak Survei lokasi hingga Pergi ke Bank

Pengakuan Lengkap Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor, Tak Survei lokasi hingga Pergi ke Bank

Regional
Agenda 3.000 Cup Dawet Lele Dorong Masyarakat Jatim Konsumsi Ikan

Agenda 3.000 Cup Dawet Lele Dorong Masyarakat Jatim Konsumsi Ikan

Regional
Antisipasi Banjir, Pemkab Pekalongan Siap Revitalisasi Sungai

Antisipasi Banjir, Pemkab Pekalongan Siap Revitalisasi Sungai

Regional
Gara-gara Buang Sesaji Usai Ritual di Bengawan Solo, Pria Ini Ditangkap Satpol PP

Gara-gara Buang Sesaji Usai Ritual di Bengawan Solo, Pria Ini Ditangkap Satpol PP

Regional
PVMBG Selidiki Tanah Bergerak yang Rusak Puluhan Rumah di Sukabumi

PVMBG Selidiki Tanah Bergerak yang Rusak Puluhan Rumah di Sukabumi

Regional
Paksa Adik Kelas Sentuh Kotoran Manusia dengan Lidah, 2 Siswa Senior di NTT Dikeluarkan dari Sekolah

Paksa Adik Kelas Sentuh Kotoran Manusia dengan Lidah, 2 Siswa Senior di NTT Dikeluarkan dari Sekolah

Regional
Tabrakan Maut Anggota DPRD Kukar dan Dua Pelajar, 1 Tewas

Tabrakan Maut Anggota DPRD Kukar dan Dua Pelajar, 1 Tewas

Regional
Diduga Stres, Pengemudi Rush Tabrak 10 Pemotor di Makassar, Ini Faktanya

Diduga Stres, Pengemudi Rush Tabrak 10 Pemotor di Makassar, Ini Faktanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa Seminari Dipaksa Makan Kotoran Manusia | Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali

[POPULER NUSANTARA] Siswa Seminari Dipaksa Makan Kotoran Manusia | Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali

Regional
Kisah Suami Meninggal Saat Jenazah Istrinya Dimandikan, Tinggalkan 6 Bocah Yatim Piatu

Kisah Suami Meninggal Saat Jenazah Istrinya Dimandikan, Tinggalkan 6 Bocah Yatim Piatu

Regional
Pengakuan Siswa Dipaksa Kakak Kelas Sentuh Kotoran Manusia dengan Lidah, 'Jijik Sekali tapi Tidak Bisa Melawan'

Pengakuan Siswa Dipaksa Kakak Kelas Sentuh Kotoran Manusia dengan Lidah, "Jijik Sekali tapi Tidak Bisa Melawan"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X