Tidak Diterima Di-suspend, Ratusan Driver Go-Car Geruduk Kantor Go-Jek

Kompas.com - 15/08/2018, 11:53 WIB
Kedatangan ratusan supir gocar Gojek ini lantaran tidak terima di berhentikan atau dikeluarkan sepihak dari aplikasi Gojek sebagai driver. KOMPAS.COM/ HADI MAULANAKedatangan ratusan supir gocar Gojek ini lantaran tidak terima di berhentikan atau dikeluarkan sepihak dari aplikasi Gojek sebagai driver.

BATAM, KOMPAS.com - Ratusan pengemudi Go-Car mendatangi kantor Go-Jek yang berada di kawasan Pelita, Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (15/8/2018), sekitar pukul 10.00 WIB. 

Para pengemudi taksi online ini tidak terima diberhentikan atau dikeluarkan sepihak oleh manajemen.

Eka, salah satu pengemudi mengatakan, dia dan kawan-kawannya yang dihentikan secara pihak oleh Go-Jek merasa dizalimi. Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba ratusan pengemudi dikeluarkan.

"Apa salah kami kok tiba-tiba saja kami di-suspend," kata Eka kepada Kompas.com.


Baca juga: Tarif Go-Car Sudah Disesuaikan dengan Permenhub

Mereka meminta penjelasan dan pertanggungjawaban pihak Go-Jek.

"Kami tidka mau apa-apa, kami hanya ingin penjelasan pihak management Gojek saja, kenapa kami disuspend sepihak," ujar Marwan, salah seorang pengemudi yang ikut protes.

Marwan mengatakan, banyak kesalahan yang dilakukan oleh Go-Jek terhadap mitra driver, salah satunya menaikkan poin tetapi bonus diturunkan.

"Seharunya kalau poin dinaikkan, ya bonus tetap saja. Ini malah diturunkan, ya sama saja tidak ada perubahan, malah terkesan merugikan kami pihak driver," ujarnya.

Baca juga: Perbandingan Tarif Sewa Mobil Go-Car, Uber, dan GrabCar

Sampai saat ini, ratusan driver Go-Car tersebut masih berkumpul di depan kantor Go-Jek menunggu pihak manajemen menemui mereka.

"Kami tidak ada bubar sebelum mendapatkan penjelasan dari pihak Go-Jek," katanya.

Saat berita ditayangkan, manajemen Go-Jek belum memberikan pernyataan terkait aksi ini. Mereka juga belum menemui para pengemudi yang melakukan aksi.

Baca juga: Ojek Uber Datang, Go-Jek Balas dengan Go-Car

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Regional
Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Regional
Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X