Kalapas Sukamiskin Enggan Berkomentar Soal Dugaan Sel Palsu Setnov dan Nazaruddin

Kompas.com - 30/07/2018, 16:31 WIB
Kalapas Sukamiskin Tejo Herwanto tengah menjelaskan program yang akan dilakukan kedepan terhadap Lapas Sukamiskin Bandung. Tejo baru saja menggantikan Plt Kalapas Sukamiskin sebelumnya yakni Kusnali. KOMPAS.com/AGIEPERMADIKalapas Sukamiskin Tejo Herwanto tengah menjelaskan program yang akan dilakukan kedepan terhadap Lapas Sukamiskin Bandung. Tejo baru saja menggantikan Plt Kalapas Sukamiskin sebelumnya yakni Kusnali.

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly sempat menyebut sel terpidana korupsi Setya Novanto dan Nazarudin palsu. 

Dugaan sel palsu Setya Novanto dan Nazaruddin tersebut terungkap saat tim Mata Najwa ikut dalam penggeledahan bersama Dirjen Permasyarakatan Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami ke Lapas Sukamiskin pada 22 Juli 2018 lalu. 

Seperti diketahui, inspeksi mendadak (sidak) tersebut dilakukan pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid Husein.

Kadiv Administrasi Kemenkumham Jawa Barat (Jabar) Dodot Adikoeswanto membatah pernyataan Menkumham Yasonna Laoly. Dia mengatakan bahwa sel tersebut memang dihuni oleh yang bersangkutan.

Baca juga: KPK Minta Kemenkumham Serius Usut Indikasi Sel Palsu di Lapas Sukamiskin

"Kalau kemarin disampaikan, beliau sampaikan dia memang menempati sel itu, kemarin yang disampaikan oleh yang bersangkutan seperti itu dan itu disampaikan kepada publik kan," jelas Dodot di Lapas Sukamiskin, Senin (30/7/2018).

Dodot enggan mengomentari pernyataan Menkumham Yasonna Laoly lebih lanjut. Menurut dia, pernyataan Yasonna itu harus di konfirmasi lagi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanti kami konfirmasi lagi," kata Dodot.

Senada dengan Dodot, Kalapas Sukamiskin Tejo Herwanto pun enggan berkomentar seputar tudingan sel palsu tersebut.

"Nanti saya cek. Nanti sambung lagi yah, nanti saja. Ini mau dirapatkan," kata Tejo saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon. 

Baca juga: Kakanwil Jabar Rombak 16 Pejabat Struktural di Lapas Sukamiskin

Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mempertanyakan indikasi adanya sel palsu di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X