Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/02/2018, 17:57 WIB
Abdul Haq ,
Caroline Damanik

Tim Redaksi

GOWA, KOMPAS.com - Pemeriksaan tim medis menunjukkan bahwa telur yang keluar dari tubuh Akmal (14), remaja asal Gowa, Sulawesi Selatan, adalah telur ayam. Hal ini disampaikan oleh dokter berdasarkan hasil uji laboratorium.

"Hasil uji laboratorium sudah jelas bahwa itu adalah telur ayam dan sekarang yang perlu kita kaji adalah cara telur tersebut dimasukkan ke dalam tubuh pasien," kata dokter Ratnah Hafied, dokter anak di RS Syech Yusuf Sungguminasa, Makassar, Rabu (21/2/2018).

(Baca juga: Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar hingga Piring Makan (2))

Akmal mengaku telah mengeluarkan telur hingga mencapai 21 butir. Telur terakhir yang dikeluarkannya berukuran kecil dan pecah saat dikeluarkan. Saat itu, Selasa (20/2/2018) sekitar pukul 16.00 Wita, dia sedang buang hajat.

"Kemarin sore keluar lagi di WC, tetapi ukurannya kecil dan pecah jatuh di kloset," kata Akmal saat ditemui di ruang perawatan.

Sementara itu, aparat Polres Gowa masih menyelidiki cara telur tersebut berada di dalam tubuh Akmal.

(Baca juga: Bikin Heboh, Remaja Bertelur Itu Mengaku Kembali Mengeluarkan Sebutir Telur)

Sebelumnya diberitakan, Akmal telah dirontgen oleh pihak rumah sakit, Senin (19/2/2018).  Hasilnya, ada dua butir telur di dalam tubuh Akmal.

"Tadi malam saya bawa ke puskesmas karena sakit perut dan ternyata pihak puskesmas curiga ada telur di dalam perutnya, makanya dirujuk ke sini," kata Rusli, orangtua Akmal, saat itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com