KPU Tetapkan Lima Pasangan Calon Lolos Pilkada Kudus 2018 - Kompas.com

KPU Tetapkan Lima Pasangan Calon Lolos Pilkada Kudus 2018

Kompas.com - 12/02/2018, 18:22 WIB
Suasana pengumuman ‎penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2018, di Hotel Kenari Asri Kudus, Senin (12/2/2018) siangKOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto Suasana pengumuman ‎penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2018, di Hotel Kenari Asri Kudus, Senin (12/2/2018) siang

KUDUS, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menetapkan lima bakal pasangan calon yang mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada Kudus 2018 lolos sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

"Penetapan ini telah sesuai dengan hasil rapat pleno KPU Kudus. Verifikasi administrasi yang kami lakukan secara faktual mencatat kelima pasangan sah," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Moh Khanafi, saat penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2018, di Hotel Kenari Asri Kudus, Senin (12/2/2018) siang.

Kelima pasangan itu adalah dua pasangan dari jalur perseorangan Akhwan-Hadi Sucipto dan Nor Hartoyo-Junaidi, serta tiga pasangan dari jalur partai politik yaitu Masan-Noor Yasin (diusung PDI Perjuangan, PAN, Partai Demokrat, dan Partai Golkar); Muhammad Tamzil-Hartopo (PKB, PPP, dan Partai Hanura), dan pasangan Sri Hartini-Setia Budi Wibowo yang diusung Partai Gerindra, PKS, dan PBB. 

Baca juga: Partai Hanura Resmi Rekomendasikan M Tamzil pada Pilkada Kudus

Dalam kesempatan itu, dua pasangan calon tidak hadir dan diwakili oleh tim pemenangan yakni Akhwan-Hadi Sucipto dan Sri Hartini-Budi Setia Wibowo.

Sementara, dari tiga paslon yang hadir, tercatat hanya satu paslon yang datang bersama pasangannya, yakni Nor Hartoyo-Junaidi.

"Kehadiran bakal pasangan calon dalam pengumuman penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati bukan suatu kewajiban. Bisa diwakilkan, terkecuali untuk pengundian nomor urut memang diwajibkan hadir. Kalaupun besok ada yang tidak bisa hadir karena alasan penting, sesuai ketentuan bisa diwakilkan dengan membuat surat mandat," kata dia.

Tim pemenangan Akhwan-Hadi, Sururi Mujib, mengatakan, Akhwan tidak menghadiri acara penetapan karena ada keperluan lain.

 "Tetangganya meninggal, sehingga tidak bisa hadir. Jika tidak ada tetangga yang meninggal, tentunya dia akan hadir," ujar Sururi.

Baca juga: PDI-P Rekomendasikan Masan dan Noor Yasin pada Pilkada Kudus

Setelah ditetapkan sebagai peserta Pilkada Kudus 2018, masing-masing pasangan calon telah merancang upaya pemenangan. 

Masan mengaku sudah menyusun tim pemenangan hingga tingkat Rukun Tetangga (RT). Ia mengatakan, semua kandidat di Kudus bukan lawan yang bisa dianggap enteng.

"Semua kandidat yang lolos sama-sama kuat," kata Masan.

Hal yang sama disampaikan Muhammad Tamzil. Menurut dia, Pilkada Kudus 2018 akan diwarnai persaingan ketat karena semua pasangan calon sama kuat. 

"Untuk tim pemenangan memang sudah disusun, namun kami menunggu ditetapkan sebagai pasangan calon. Dalam waktu dekat kami akan turun ke masyarakat untuk memperkenalkan diri," kata Tamzil.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X