Ludahi Seorang Perempuan, Pemuda Ini Bernasib Apes Motornya Dibakar

Kompas.com - 14/12/2017, 23:23 WIB
Gara-gara mengganggu cewek dengan cara diludahi, sepeda motor Honda Beat yang digunakan pelaku dibakar sekelompok pemuda, Rabu (13/12/2017). (Dok.Polisi) dokumentadi polisiGara-gara mengganggu cewek dengan cara diludahi, sepeda motor Honda Beat yang digunakan pelaku dibakar sekelompok pemuda, Rabu (13/12/2017). (Dok.Polisi)
|
EditorErwin Hutapea


PALU, KOMPAS.com – Seorang pemuda berinisial IW (26) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengalami nasib apes.

Gara-gara iseng menggoda seorang perempuan, sepeda motor Honda Beat miliknya yang diparkir di halaman warung internet (warnet) dibakar sekelompok pemuda hingga tinggal rangka.

Dari keterangan polisi, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (13/12/2017) sekitar pukul 20.00 di sebuah warnet di wilayah Kecamatan Palu Barat. Berdasarkan keterangan warga yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), saat itu IW dan temannya berinisial FN sedang bermain online game di bilik satu.

Tiba-tiba datang tiga orang perempuan muda di warnet tersebut menempati bilik dua. IW dan FN dengan iseng menggoda tiga perempuan itu dengan cara menyingkirkan sandal yang dilepas di luar bilik dua.

Namun, tak ada reaksi yang ditunjukkan ketiga perempuan tersebut. Merasa tak digubris, dua pemuda ini melancarkan keisengannya dengan cara meludahi ketiga perempuan itu. Salah satu dari perempuan itu langsung marah dan keluar dari ruangan.

Baca juga: Iseng Letakkan Batu di Atas Rel, 4 Pemuda Ditangkap Petugas

Tak berselang lama, sekelompok pemuda mendatangi warnet tersebut lalu menemui IW dan FN. Tanpa panjang cerita, salah seorang lelaki yang diduga kerabat dari para perempuan itu langsung membogem IW, sedangkan FN melarikan diri.

Karena ketakutan, IW kemudian melarikan diri naik ke lantai dua warnet. Bak pemain parkur, dari lantai dua, IW nekat melompat ke lantai bawah dan melarikan diri. Tidak terima dibogem, IW kemudian memanggil tiga orang rekannya untuk membalas kejadian tersebut.

Belum sampai di warnet, tiba-tiba ia berpapasan dengan orang yang memukul dirinya, perkelahian tak terhindarkan. Saling baku lempar batu antara dua kelompok pemuda itu tak terhindarkan. Hingga akhirnya motor Honda Beat yang ditinggal IW di halaman warnet menjadi pelampiasan amarah dari kerabat perempuan tadi.

Sementara itu, Kapolres Palu AKBP Mujianto mengatakan, saat peristiwa itu terjadi ada dua saksi mata yang melihat langsung kejadian ketika motor Honda Beat itu dibakar. Namun, mereka tak bisa berbuat banyak.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada masyarakat agar menyelesaikan masalah itu bukan dengan main hakim sendiri. Harusnya hal ini bisa dilaporkan ke kepolisian terdekat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Jadi tidak terjadi konflik yang berkepanjangan,” ujar Mujianto, Kamis (14/12/2017).

Mujianto berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi dan membuat masyarakat menjadi resah. Untuk kasus ini, Kapolres Palu mengatakan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polsek Palu Barat. Dia juga meminta Bhabinkamtibmas di wilayah tersebut untuk melakukan penyuluhan agar konflik antar-warga itu tidak berlanjut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Regional
Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Regional
11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

Regional
Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Regional
Kisah Pilu Bocah Balita di Medan, Orangtuanya Dipenjara dan Dianiaya Saat Tinggal dengan Pamannya

Kisah Pilu Bocah Balita di Medan, Orangtuanya Dipenjara dan Dianiaya Saat Tinggal dengan Pamannya

Regional
Jokowi Ingin Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi, di Antaranya 'Precision Forestry'

Jokowi Ingin Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi, di Antaranya "Precision Forestry"

Regional
Dikira Boneka, Ternyata Jasad Orok di Dalam Parit

Dikira Boneka, Ternyata Jasad Orok di Dalam Parit

Regional
Ini Pemicu Pembunuhan Seorang Wanita Hamil di Bandung

Ini Pemicu Pembunuhan Seorang Wanita Hamil di Bandung

Regional
Bantu Pemerintah Tangani Covid-19, UKSW Bangun Laboratorium Biomolekuler BSL 3

Bantu Pemerintah Tangani Covid-19, UKSW Bangun Laboratorium Biomolekuler BSL 3

Regional
Pria Ini Kepergok Curi Motor, Lari Dikejar Warga tapi Jatuh hingga Patah Tulang

Pria Ini Kepergok Curi Motor, Lari Dikejar Warga tapi Jatuh hingga Patah Tulang

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Oktober 2020

Regional
Hentikan Dugaan Kampanye Hitam Erwin Aksa, Bawaslu Makassar Dilaporkan ke DKPP

Hentikan Dugaan Kampanye Hitam Erwin Aksa, Bawaslu Makassar Dilaporkan ke DKPP

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Oktober 2020

Regional
Dicekoki Miras, Siswi SMK Diperkosa 7 Pemuda hingga Hamil

Dicekoki Miras, Siswi SMK Diperkosa 7 Pemuda hingga Hamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X