Kompas.com - 05/05/2017, 13:14 WIB
Pimpinan Majelis Az-Zikra Arifin Ilham saat memberikan ceramah dan doa bersama di Makorem 061 Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/5/2017). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahPimpinan Majelis Az-Zikra Arifin Ilham saat memberikan ceramah dan doa bersama di Makorem 061 Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/5/2017).
|
EditorErlangga Djumena

BOGOR, KOMPAS.com - Pimpinan Majelis Az-Zikra Arifin Ilham meminta massa pengunjuk rasa yang mengikuti aksi 5 Mei atau dikenal dengan aksi 55, siang ini, untuk melakukan aksinya secara damai dan tidak anarkistis.

Arifin mengatakan, tujuan aksi ini untuk mengetuk hati penegak hukum agar menegakkan hukum sejujurnya atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Insya Allah, aksi ini simpatik damai. Berangkat dari masjid dimulai dengan shalat Jumat berjamaah, dzikir, dan doa," ucap Arifin, usai memberikan ceramah dan doa bersama, di Makorem 061, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/5/2017).

Baca juga: Sambil Nyanyikan Indonesia Raya, Massa Aksi 55 Padati Masjid Istiqlal

Arifin menambahkan, tuntutan jaksa kepada Ahok dengan hukuman satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan dinilainya masih jauh dari yang diharapkan. Kata Arifin, jika hukuman kepada Ahok dijatuhkan secara adil sesuai hukum, maka tidak akan gaduh negeri ini.

"Kalau sesuai jalur hukum yang pernah terjadi bagi penista agama, akan selesai. Kalau tegak hukum, aman dan damai negeri ini. Jangan korbankan hukum yang mengakibatkan ketidakstabilan negeri ini. Insya Allah, aksi damai ini akan mengetuk hati hakim, terutama jaksa," ucap dia.

Sebelumnya, jaksa menuntut Ahok dengan hukuman satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan lantaran dinilai bersalah telah melanggar Pasal 156 KUHP tentang perasaan permusuhan, kebencian dan atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia.

Baca juga: Arifin Ilham: Sebagai Seorang Muslim, Tidak Boleh Menghujat Ahok...

Kompas TV Bagaimana Polda Metro Jaya mengamankan demo besok sekaligus menjamin keamanan warga Jakarta?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.