Tiga Pria Berpenutup Wajah Tembaki Alat Berat di Aceh Timur

Kompas.com - 21/12/2016, 18:27 WIB
Personel Polres Aceh Timur  melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan penembakan alat berat (buldoser) di lokasi proyek PT Meuligoe Mas Utama Desa Alue Rambong, Kecamatan Julok Aceh Timur, Rabu (21/12/2016). Kontributor Lhokseumawe, Masriadi Personel Polres Aceh Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan penembakan alat berat (buldoser) di lokasi proyek PT Meuligoe Mas Utama Desa Alue Rambong, Kecamatan Julok Aceh Timur, Rabu (21/12/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

ACEH TIMUR, KOMPAS.com – Tiga orang tak dikenal menembak satu unit alat berat di lokasi proyek PT Meuligoe Mas Utama, Desa Mane Rampak, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Rabu (21/12/2016) sekitar pukul 08.30 WIB.

Supervisor PT Meuligo Mas Utama Nirwan Adam mengatakan, ketiga pria berpenutup wajah atau sebo itu meminta selaku operator bulldozer bernama Efendi (21) untuk mematikan mesin dan berhenti bekerja. Efendi juga diminta pulang segera ke rumah.

Menurut Nirwan, ketiga pelaku mengenakan kacamata hitam dan menenteng dua pucuk senjata api laras panjang.

Setelah kejadian itu, Efendi langsung lari meninggalkan lokasi. Ketiga pelaku melepaskan tembakan tiga kali.

Salah satu tembakan mengenai tabung pendingin radiator bulldozer, dua lagi mengenai badan alat berat tersebut. Setelah itu, pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

"Kasusnya sudah kami laporkan ke polisi dan sedang ditangani polisi," kata dia.

Secara terpisah, Kepala Polres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto mengatakan, polisi masih melakukan proses identifikasi dan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait peristiwa tersebut, termasuk mencari proyektil atau selongsong peluru.

Hasil olah TKP masih belum bisa diketahui dan itu digunakan untuk membantu proses penyidikan selanjutnya.

Polisi juga telah memintai keterangan dari beberapa saksi termasuk operator alat berat tersebut.

"Warga tidak perlu cemas atau khawatir atas insiden ini, percayakan kepada kami untuk melakukan penyelidikan dan mohon doanya agar pelakunya secepatnya terungkap," ujar Rudi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Foto Tenaga Medis Dilumuri Kotoran Saat Jemput Pasien Covid-19 di Surabaya

Viral, Foto Tenaga Medis Dilumuri Kotoran Saat Jemput Pasien Covid-19 di Surabaya

Regional
BPOM dan Bio Farma Akan Audit Vaksin Covid-19 ke Sinovac China

BPOM dan Bio Farma Akan Audit Vaksin Covid-19 ke Sinovac China

Regional
Mengunci Teman Kencan di Kamar dan Curi Motornya, HL: Saya Minta Uang, Dia Tidak Kasih

Mengunci Teman Kencan di Kamar dan Curi Motornya, HL: Saya Minta Uang, Dia Tidak Kasih

Regional
Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sudah 1.089 Relawan Disuntik

Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sudah 1.089 Relawan Disuntik

Regional
Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Regional
16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

Regional
Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Regional
Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Regional
Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Regional
Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Regional
Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Regional
Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Regional
Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Regional
Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Regional
Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X