Menakertrans Resmikan Pembangunan Rumah Murah untuk TKI di Madiun - Kompas.com

Menakertrans Resmikan Pembangunan Rumah Murah untuk TKI di Madiun

Kompas.com - 20/12/2016, 11:37 WIB
Kontributor Madiun, Muhlis Al Alawi Foto : Inilah lahan yang dibangun ratusan rumah murah bagi TKI dan Eks TKI di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa ( 20/12/2016).

MADIUN, KOMPAS.com - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dhakiri akan meresmikan pembangunan rumah murah bagi TKI dan eks TKI di Desa Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa ( 20/12/2016).

"Pak Menteri Hanif nanti akan meletakkan batu pertama pembangunan perumahan murah bagi TKI dan eks TKI. Untuk tahap awal rumah bersubsidi yang akan dibangun," kata koordinator nasional peduli buruh migran (PBM), Lily Koesnadi di lokasi pembangunan perumahan murah Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa ( 20/12/2016) pagi.

Lily mengatakan, pembangunan rumah murah tipe 36 dapat diangsur hingga 20 tahun. Perumahan khusus TKI dan eks TKI mendapatkan subsidi dari pemerintah sehingga harganya jauh lebih murah.

"Kalau harga normal satu rumah bisa mencapai 200-an juta rupiah. Tetapi dengan bantuan pemerintah, TKI dan eks TKI hanya membayar seratusan juta rupiah saja," jelas Lily.

Lily menambahkan, lahan yang tersedia bisa untuk membangun 500-an rumah tipe 36. Namun, untuk tahap awal rumah yang akan dibangun sebanyak 71 unit sesuai jumlah yang dipesan TKI dan Eks TKI.


EditorFarid Assifa

Terkini Lainnya

Fraksi PDI-P: Setahun Pemerintahan Anies, Tak Ada Program Rumah untuk Warga Miskin

Fraksi PDI-P: Setahun Pemerintahan Anies, Tak Ada Program Rumah untuk Warga Miskin

Megapolitan
'Hoaks Diciptakan Orang Pintar, tapi Jahat dan Disebarluaskan Orang Baik, tapi Bodoh”

"Hoaks Diciptakan Orang Pintar, tapi Jahat dan Disebarluaskan Orang Baik, tapi Bodoh”

Nasional
Cerita JK soal Mobil Tua Polisi pada Awal 2000-an

Cerita JK soal Mobil Tua Polisi pada Awal 2000-an

Nasional
Turki Ubah Nama Jalan di Depan Gedung Baru Kedubes AS Jadi Malcolm X

Turki Ubah Nama Jalan di Depan Gedung Baru Kedubes AS Jadi Malcolm X

Internasional
Patung Tokoh Perang Kemerdekaan AS Dipasangi Mata Mainan

Patung Tokoh Perang Kemerdekaan AS Dipasangi Mata Mainan

Internasional
Ketua KPU Persilakan Para Calon Kunjungi Lembaga Pendidikan asal...

Ketua KPU Persilakan Para Calon Kunjungi Lembaga Pendidikan asal...

Regional
Ada Pekerjaan 'Skybridge', Jalan Jatibaru Raya Dibuka Terbatas

Ada Pekerjaan "Skybridge", Jalan Jatibaru Raya Dibuka Terbatas

Megapolitan
Pengamat: Kampanye Negatif Boleh, tetapi Kampanye Positif Harus Diutamakan

Pengamat: Kampanye Negatif Boleh, tetapi Kampanye Positif Harus Diutamakan

Nasional
PPSU Temukan Botol Miras dalam Pembongkaran Rumah di Pekojan Jakbar

PPSU Temukan Botol Miras dalam Pembongkaran Rumah di Pekojan Jakbar

Megapolitan
ITB Harap Penelitiannya Berguna untuk Rekonstruksi Palu Pasca-Bencana

ITB Harap Penelitiannya Berguna untuk Rekonstruksi Palu Pasca-Bencana

Edukasi
Gelapkan 51 Sepeda Motor, Dua Ibu Rumah Tangga Ditangkap

Gelapkan 51 Sepeda Motor, Dua Ibu Rumah Tangga Ditangkap

Regional
3 Lokasi Ini Dipertimbangkan Jadi Area Hunian Tetap Bagi Korban Gempa Sulteng

3 Lokasi Ini Dipertimbangkan Jadi Area Hunian Tetap Bagi Korban Gempa Sulteng

Nasional
Kekeringan, 1.000 ASN Kota Bandung Gelar Shalat Minta Hujan di Balai Kota

Kekeringan, 1.000 ASN Kota Bandung Gelar Shalat Minta Hujan di Balai Kota

Regional
Polri: Banyak yang Catut Nama Kapolri Tito Karnavian

Polri: Banyak yang Catut Nama Kapolri Tito Karnavian

Nasional
Sambangi Syafi'i Maarif, Ma'ruf Amin Minta Saran Terkait Pilpres

Sambangi Syafi'i Maarif, Ma'ruf Amin Minta Saran Terkait Pilpres

Nasional
Close Ads X