Kompas.com - 15/11/2016, 05:30 WIB
|
EditorErlangga Djumena

MANADO, KOMPAS.com - Kasus pemerkosaan kembali terjadi di Kota Manado, kali ini menimpa AS (16) warga Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget. AS melaporkan kejadiannya ke Polresta Manado, Senin (14/11/2016). Sebelum diperkosa dia dicekoki minuman keras (miras).

Kejadian berawal pada Selasa (8/11/2016) lalu, saat itu korban ditelepon oleh temannya SS yang mengajaknya bertemu di Kelurahan Dendengan Dalam. Korban dijemput oleh lelaki S dan dibawa ke rumahnya. Di sana sudah ada SS yang menunggu di dalam rumah tersebut.

"Saya diberi minum coca-cola dan dipaksa menengak minuman keras jenis segaran sari," ujar korban saat melapor ke SPKT Polresta Manado.

Akibatnya korban mabuk dan tidak sadarkan diri. Saat sadar, korban mendapati dirinya sudah berada di rumahnya dan merasa sakit di alat vitalnya. Saat diperiksa, ada bercak darah di celana dalam dan bekas ciuman di lehernya.

Tidak terima atas kejadian yang dialaminya, ditemani ibunya korban melapor kejadian itu ke polisi. Mendapat laporan tersebut, Tim Paniki Rimbas II, tim khusus bentukan Polresta Manado di bawah pimpinan Ipda Teddy Malamtiga langsung melakukan pengembangan.

“Kami langsung mencari keberadaan pelaku, dan berhasil membekuknya tanpa perlawanan,” ujar Malamtiga.

Pelaku mengaku dirinya yang telah memperkosa korban, dengan cara membawanya ke dalam kamarnya dan memperkosanya.

"Saya lihat dia sudah mabuk, jadi saya bawa kedalam kamar, saya cium-cium dan memperkosanya," ujar pelaku di Polresta Manado.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya itu, pelaku kemudian membawa korban pulang ke rumahnya di kelurahan Buha.

Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Roly Sahelangi membenarkan adanya penangkapan tersebut. ”Saat ini pelaku sudah kami tahan selanjutnya akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.