Sopir Angkot Adukan Keberadaan Bentor ke DPRD Polewali Mandar

Kompas.com - 01/10/2016, 11:26 WIB
Puluha sopir angkot kembali lancarkan protes ke kantor dprd polewali mandar sulawesdi barat, sabtu 1/10). Mereka meprotes aktifitas sopir bentror yang berburu penumpang hingga di jalan raya dna jalan protokol lainnya hinga para sopir mengaku kehilangan pendapatan. KOMPAS.ComPuluha sopir angkot kembali lancarkan protes ke kantor dprd polewali mandar sulawesdi barat, sabtu 1/10). Mereka meprotes aktifitas sopir bentror yang berburu penumpang hingga di jalan raya dna jalan protokol lainnya hinga para sopir mengaku kehilangan pendapatan.
|
EditorIndra Akuntono


POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Puluhan sopir angkutan kota (angkot) kembali mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (1/10/2016). Mereka menuntut penertiban angkutan baru jenis bentor yang merambah di semua rute jalan di Polewali.

Para sopir angkot protes karena para pengemudi bentor dinilai melanggar kesepakatan dari yang semula hanya melayani rute tertentu, namun kenyataannya melayani banyak rute, bahkan disebut berburu penumpang hingga jalan protokol.

Aksi protes sopir angkot ini sudah berlangsung kesekian kalinya. Menurut para sopir angkot, sejak hadirnya angkutan bentor, pendapatan mereka menurun drastis.

Mediasi antara sopir angkot dan pengemudi bentor telah dilakukan berkali-kali. Pada pertemuan dua bulan lalu, para sopir angkot dan pengemudi bentor menyepakati rute melayani penumpang yang telah ditetapkan, salah satunya bentor tidak menarik penumpang di Jalan Poros.

Menurut sopir angkot, kesepakatan itu dilanggar pengemudi bentor. Saat ditemui anggota DPRD Polewali, para sopir angkot meminta operasional bentor ditertibkan dan diberikan tindakan tegas terhadap bentor yang melanggar kesepakatan.

Para anggota DPRD yang menerima sopir angkot berjanji akan kembali memfasilitasi dialog antara kedua pihak untuk mendapatkan titik temu. Usai menyampaikan aspirasinya, puluhan sopir angkot itu membubarkan diri dengan tertib.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X