Kompas.com - 02/08/2016, 15:35 WIB
Beberapa kendaraan mulai keluar seusai pelaksanaan eksekusi mati di Pelabuhan Wijayapura, Nusakambangan, Jumat (29/7/2016) dini hari. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHABeberapa kendaraan mulai keluar seusai pelaksanaan eksekusi mati di Pelabuhan Wijayapura, Nusakambangan, Jumat (29/7/2016) dini hari.
EditorFarid Assifa

CILACAP, KOMPAS.com - Tiga terpidana mati kasus narkoba mengaku terharu atas penundaan eksekusi yang seharusnya mereka hadapi pada Jumat (29/7/2016) dini hari.

Hal itu disampaikan Koordinator Pesantren Lembaga Pemasyarakatan se-Pulau Nusakambangan, KH Hasan Makarim.

"Mereka meminta untuk bertemu saya. Kami bertemu di masjid Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Batu, ada kegiatan pesantren di sana dan saat bertemu, ketiganya memeluk saya sambil terharu," katanya kepada Antara di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (2/8/2016), seusai melaksanakan kegiatan di Lapas Batu, Nusakambangan.

Tiga terpidana mati yang beragama Islam itu terdiri atas Pujo Lestari (warga negara Indonesia), Zulfiqar Ali (Pakistan), dan Gurdip Singh (India).

Hasan mengatakan, tiga terpidana mati itu mengaku selalu mengingat pesan-pesan yang dia sampaikan saat mereka menjalani masa isolasi menjelang pelaksanaan eksekusi mati.

"Mereka ingat betul doa-doa yang saya anjurkan. Saya wasiatkan mereka agar selalu berwudu, jangan batal wudu. Pokoknya mereka ingat semua apa pesan-pesan dari saya, doa-doa selalu diingat dan dilaksanakan," kata dia yang ditunjuk Kejaksaan Agung untuk menjadi rohaniwan pendamping bagi terpidana mati beragama Islam yang akan dieksekusi.

Menurut dia, tiga terpidana mati itu mengaku langsung sujud syukur ketika mengetahui bahwa mereka tidak jadi dieksekusi.

Selain itu, kata dia, tiga terpidana mati tersebut selalu berdoa dan ingin bertemu dengan keluarga mereka.

"Hari ini (2/8/2016), keluarga mereka datang untuk bertemu," katanya.

Hasan mengatakan, tiga terpidana mati itu mengharapkan agar dia selalu mendampingi mereka dalam hal kerohanian.

Halaman:


Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X