Polisi Tangkap Mucikari Siswi SMA di Mataram

Kompas.com - 18/05/2016, 20:02 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorErlangga Djumena

MATARAM, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) membekuk ME (21) dan UM (33), dua mucikari penjual wanita kepada pria hidung belang.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB, AKBP I Putu Bagiartana menjelaskan, keduanya ditangkap di dua lokasi yang berbeda saat polisi melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat).

"ME warga Lombok Tengah, ditangkap di salah satu hotel melati (3/5/2016) saat sedang menunggu korbannya melayani laki-laki," terang Bagiartana, Rabu (18/5/2016).

Ketika dilakukan pengungkapan, pelaku ME tengah mengantar seorang wanita untuk melayani laki-laki hidung belang.

Polisi juga membekuk UM warga Ampenan, Kota Mataram, yang menjual korban anak di bawah umur. Korban masih berusia 17 tahun dan berstatus sebagai pelajar sekolah menengah atas (SMA).

"Sama modusnya menggunakan HP. Pelaku UM menawarkan melalui HP siapa yang memesan, ada anak-anak di bawah umur. Dimana korbannya ini adalah seorang siswi SMA," kata Bagiartana.

Dalam setiap aksinya, pelaku ME mematok tarif Rp 800.000 untuk satu kali kencan. Sementara UM dengan korban pelajar, mematok tarif lebih tinggi yaitu Rp. 1.000.000.

Dari hasil prostitusi, ME dan UM mengambil untung minimal Rp 100.000 setiap satu kali kencan. Sementara sisanya diberikan kepada korban.

Kepada polisi, ME dan UM mengaku baru sekali menjalani bisnis prostitusi. Namun dari alat bukti yang ada, polisi menemukan indikasi bahwa praktik prostitusi ini diduga sudah lama berjalan.

Akibat perbuatannya, ME terancam dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 10 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda Rp 120 juta hingga Rp 600 juta.

Sementara UM terancam dijerat dengan Pasal 76 i Jo 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun dan denda 200 juta.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Regional
Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X