Kompas.com - 30/03/2016, 15:49 WIB
Ilustrasi: Tumpukan sampah di Zona B Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang, Banten, Kamis (5/11). TPA ini dikelola dengan cukup baik dan banyak terobosan dilakukan, antara lain akan segera ada pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar biosolar. KOMPAS/RADITYA HELABUMI Ilustrasi: Tumpukan sampah di Zona B Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang, Banten, Kamis (5/11). TPA ini dikelola dengan cukup baik dan banyak terobosan dilakukan, antara lain akan segera ada pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar biosolar.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Cikolotok, Purwakarta, akan disulap menjadi kawasan wisata pendidikan. Untuk mewujudkan hal tersebut, program Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan akan terintegrasi.

"Banyak pembenahan yang bisa kita lakukan, bangunan harus rapi, harus representatif sebagai laboratorium pendidikan,” ujar Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam rillis yang diterima Kompas.com, Rabu (30/3/2016).

Dedi menjelaskan, melalui program ini, ia berharap siswa mengetahui sistem pengolahan sampah yang baik. Dengan demikian, saat ini dan di masa yang akan datang, para siswa tidak merusak lingkungan.

“Pembelajaran menjadi orientasi kita, efeknya pelajar menjadi sadar lingkungan. Kesadaran siswa untuk tidak membuang sampah sembarangan pun tumbuh,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Ruslan Subanda mengatakan, sejak akhir 2015 ada beberapa tim peneliti dari universitas ternama di Bandung dan Jakarta yang mengunjungi TPAS Cikolotok. Hal ini berkaitan dengan penerapan control system refill yang digunakan TPAS tersebut.

"Kita terapkan sistem ini sejak lama, dengan urugan tanah merah, sampah-sampah ini tidak akan tercium baunya, silakan saja cek ke sana,” imbuh Ruslan.

Ruslan pun menyambut baik Program Wisata Pendidikan di area TPA Sampah Cikolotok karena dapat menjadi sarana transformasi ilmu bagi pelajar di Purwakarta. Pihaknya sebagai leading sector akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Agar pengetahuan siswa tentang pengolahan sampah banyak. Masa orang luar kota saja datang, kita tuan rumah tidak datang untuk belajar,” tuturnya.

Kesiapan juga disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Purwakarta, Purwanto. Menurutnya, program ini bagian dari Pendidikan Berkarakter yang sudah diterapkan di Purwakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.