Kompas.com - 02/02/2016, 21:16 WIB
Tim Reserse Polres Kota Kupang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Didik Kurnianto (kanan sedang memegang tulang janin) bersama tim Bidokes Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, sedang menggali kuburan janin hasil dugaan aborsi di belakang klinik bersalin bidan DSB Kompas.com/Sigiranus Marutho BereTim Reserse Polres Kota Kupang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Didik Kurnianto (kanan sedang memegang tulang janin) bersama tim Bidokes Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, sedang menggali kuburan janin hasil dugaan aborsi di belakang klinik bersalin bidan DSB
|
EditorErvan Hardoko
KUPANG, KOMPAS.com - Bidan berinisial DSB yang terlibat dalam kasus aborsi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ternyata adalah seorang bidan senior.

Hal itu disampaikan Ketua Ikatan Bidan Indonesia Kota Kupang, Gilda Saina kepada sejumlah wartawan di Kupang, Selasa (2/2/2016).

Menurut Gilda bidan DSB merupakan salah satu bidan senior di organisasi tersebut, sehingga sangat profesional dan kompeten.

Namun dia menyesalkan tindakan bidan DSB, karena itu ia menyerahkan masalah ini kepada aparat penegak hukum.

“Kami akan siap memberikan kesaksian terhadap keanggotaan bidan DSB di dalam organisasi profesi, jika dibutuhkan di dalam persidangan nanti,”kata Gilda.

Sementara itu, Kapolres Kupang Kota, AKBP Budi Hermawan mengatakan, bidan DSB sempat beberapa kali pingsan di dalam sel Mapolresta Kupang Kota setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah pingsan, lanjut Budi, tim penyidik langsung membawa tersangka ke rumah sakit Bhayangkara Kupang, untuk menjalani pemeriksaan medis.

“Saat ini tersangka sedang menjalani perawatan medis sehingga tidak bisa ditahan. Namun berkaitan dengan penahanan tersangka, tim penyidik Polres Kupang Kota melakukan pembantaran terhadap tersangka, karena sedang sakit sehingga masa tahanan tersangka tidak dihitung,” kata Budi.

Sebelumnya diberitakan, bidan DSB ditangkap aparat Polres Kupang Kota lantaran diduga terlibat kasus aborsi terhadap N.

DSB dituduh menggugurkan janin dalam kandungan N yang berusia lima bulan di klinik bersalin miliknya di Kelurahan Bonipoi, Kelurahan Kota Raja, Kota Kupang.

Praktik aborsi itu terbongkar setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat yang curiga ketika mendapati perut N tiba-tiba mengecil.

Menurut polisi, janin yang dikandung N digugurkan pada Rabu (20/1/2016) malam sekitar pukul 23.00 Wita. Janin yang digugurkan itu dikuburkan pada keesokan harinya, sekitar pukul 09.00 Wita.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X