Kekeringan Ogan Ilir Semakin Parah, Warga Sulit Dapatkan Air Bersih

Kompas.com - 24/10/2015, 11:01 WIB
Romadona harus masuk ke dalam tanah galian sedalam 2,5 meter untuk mengambil air bersih, sayang air tersebut tidak bisa digunakan karena berkarat dan berbau menyengat KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIARomadona harus masuk ke dalam tanah galian sedalam 2,5 meter untuk mengambil air bersih, sayang air tersebut tidak bisa digunakan karena berkarat dan berbau menyengat
INDRALAYA, KOMPAS.com - Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan semakin parah.

Hujan yang tak kunjung turun lebih dari 4 bulan membuat warga semakin sulit memperoleh air bersih.

Romadona, warga Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan Barat, mengaku sudah lebih dari 4 bulan sulit mendapatkan air untuk mandi, mencuci, dan memasak.

“Sudah lebih empat bulan kami di sini kesulitan air bersih Pak,” kata Romadona, Sabtu (24/10/2015).

Untuk mengatasi kesulitan air bersih, Romadona mencoba membuat galian sedalam 2,5 meter lebih di sekitar rumahnya menggunakan cangkul.

Namun air yang keluar namun tidak layak digunakan karena berkarat dan berbau menyengat.

Romadona sendiri sudah mencoba mengatasi dengan cara menyaring air dari galian menggunakan saringan air yang dibuat menggunakan ember yang diisi pasir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Air hasil penyaringan masih berkarat dan baunya tidak hilang Pak. Jika dipakai untuk mandi badan terasa gatal, jadi tidak bisa digunakan,” tambah ibu satu anak ini.

Untuk memenuhi air bersih Romadona mengaku harus mengambil di sebuah sungai di ujung desa dengan cara berjalan kaki sejauh 2 kilo meter.

Sedangkan untuk keperluan air minum, Romadona terpaksa membeli air galon isi ulang dengan harga Rp 3.500 per galon. Dalam sehari ia membeli setidaknya 2 galon.

“Berat Pak kalau setiap hari harus membeli air galon terus,” katanya lagi.

Romadona berharap pemerintah setempat dapat membuat jaringan pipa PDAM di desanya, atau membuatkan sumur bor agar warga tak lagi sulit mendapatkan air bersih.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.