Upacara 10 Tahun Perjanjian Damai Aceh, Merah Putih dan Bulan Bintang Dikibarkan Berdampingan

Kompas.com - 15/08/2015, 12:54 WIB
|
EditorCaroline Damanik

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Pimpinan dan anggota DPRK Aceh Utara dan Lhokseumawe mengibarkan bendera merah putih dan bulan bintang di halaman Masjid Islamic Center Lhokseumawe, Sabtu (15/8/2015). Pengibaran bendera dilakukan pagi tadi sekitar pukul 08.20 WIB.

Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A Jalil akrab disapa Ayah Wa sebagai inspektur upacara dan Ketua DPRK Lhokseumawe M Yasir Umar sebagai komandan upacara. Sementara itu, anggota DPRK dari kedua kabupaten/kota itu yang hadir hanya dari Partai Aceh.

Sementara itu, penggerek bendera yaitu Sulaiman, Arafat dan Nurdin Hasbi. Mereka adalah anggota DPRK Aceh Utara.

“Hari ini ada ada doa bersama memperingati 10 tahun MoU Helsinki. Sebelum doa bersama, kami kibarkan bendera merah putih dan bendera Aceh,” ujar Sulaiman dihubungi per telepon.


Bendera bulan bintang telah sah menjadi bendera Aceh sesuai Qanun Aceh tentang lambang dan bendera yang disahkan oleh DPRA. Dia menyebutkan bendera Aceh bagian amanah MoU Helsinki.

Dia menyebutkan, pihaknya berharap 10 tahun damai Aceh ini membuat Pemerintah Pusat menyelesaikan seluruh turunan UU Pemerintah Aceh.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X