Honor Tak Cukup, Guru Muda Ini Gelapkan Dua Mobil Rental

Kompas.com - 11/08/2015, 22:05 WIB
Tersangka penggelapan dua mobil rental yang juga guru tidak tetap, diperlihatkan terhadap barang bukti di Mapolres Bangkalan, Selasa (11/8/2015). KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANTersangka penggelapan dua mobil rental yang juga guru tidak tetap, diperlihatkan terhadap barang bukti di Mapolres Bangkalan, Selasa (11/8/2015).
|
EditorBayu Galih

BANGKALAN, KOMPAS.com — DPS (26), salah satu guru honorer di sebuah sekolah dasar di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Jawa Timur, nekat menggelapkan dua mobil rental milik Siti Amina, warga Kelurahan Pajegan, Kecamatan Kota Bangkalan. Akibatnya, DPS harus berurusan dengan polisi.

DPS yang diketahui berasal dari Desa Plakaran, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, mengakui perbuatannya di depan polisi. DPS beralasan, penghasilan sebagai guru honorer di tempatnya mengajar tidak cukup untuk membiayai kehidupannya.

"Pengakuan tersangka, ia nekat menggelapkan mobil karena terdesak kebutuhan," ucap Kepala Satreskrim Polres Bangkalan AKP Andy Purnomo, Selasa (11/8/2015).

Andi menjelaskan, awalnya tersangka hanya menyewa satu mobil Avanza dengan nomor polisi W 392 B kepada korban. Kemudian, ia menyewa mobil kedua dengan jenis yang sama, berwarna putih, dan bernomor polisi L 1482 MB.

Perjanjiannya, kedua mobil itu akan disewa selama dua hari. "Kenyataannya, kedua mobil itu tidak dikembalikan sampai satu bulan lebih," ujar Andy Purnomo.

Setelah sebulan tak dikembalikan, kedua mobil tersebut sudah berpindah tangan karena digadaikan. Kedua mobil digadaikan kepada warga Desa Poter dan warga Jalan Sindingkab, Kota Bangkalan.

Mobil Avanza dengan nomor polisi L 1482 MB warna putih digadaikan dengan harga Rp 50 juta. Adapun mobil Avanza bernomor polisi W 392 B warna biru digadaikan dengan harga Rp 35 juta. "Kedua mobil digadaikan tanpa surat-surat yang lengkap kepada pihak lain," ujar Andi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tersangka diganjar dengan Pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama di atas 4 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.