Angin Kencang Bawa Abu Vulkanik, Bandara Blimbingsari Masih Ditutup

Kompas.com - 13/07/2015, 14:09 WIB
Embusan abu vulkanik dari Gunung Raung mengarah ke selatan tenggara mengakibatkan Bandara Blimbingsari  Banyuwangi ditutup pada hari ketiga, Minggu (13/7/2015). Ira Rachmawati/Kompas.com Embusan abu vulkanik dari Gunung Raung mengarah ke selatan tenggara mengakibatkan Bandara Blimbingsari Banyuwangi ditutup pada hari ketiga, Minggu (13/7/2015).
|
EditorCaroline Damanik

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Akibat embusan angin kencang yang membawa material abu vulkanik, Bandara Blimbingsari Banyuwangi masih ditutup dari aktivitas penerbangan Senin (13/7/2015).

"Aktivitas penerbangan kembali kami tutup hari ini sampai jam 16.00. Dan ini hari keempat penutupan bandara akibat efek abu vulkanik Gunung Raung yang masih mengarah ke bandara," ujar Sigit Widodo, Kepala Bandara Blimbingsari.

Dia mengatakan, penutupan bandara pada hari keempat juga berdasarkan surat edaran dari Badan Meterorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Banyuwangi yang menjelaskan kondisi angin di wilayah Banyuwangi cukup kencang dan membawa material abu vulkanik dari Gunung Raung.

"Untuk abu vulkanik di bandara masih ada tapi sangat tipis berbeda dibandingkan 2 hari yang lalu. Tapi kondisi angin yang sangat kencang," ujarnya.

Sementara itu, untuk sekolah pilot sudah diliburkan menjelang Hari Raya Idul Fitri sehingga tidak aktivitas penerbangan.

"Libur sejak hari ini. Jadi memang tidak ada aktivitas penerbangan di sekolah pilot," jelasnya.

Sementara itu, surat BMKG Banyuwangi menjelaskan bahwa secara umum wilayah Banyuwangi masuk musim kemarau. Perbedaan tekanan udara yang signifikan memicu peningkatan kecepatan angin.

Sementara itu, arah angin menuju Timur laut Timur dengan kecepatan angin mencapai 45 kilometer per jam.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Uang Study Tour, Ayah Bunuh Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah

Gara-gara Uang Study Tour, Ayah Bunuh Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah

Regional
Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Regional
Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Regional
Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk 'Gojek Tuyul' di Malang

Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk "Gojek Tuyul" di Malang

Regional
Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Regional
Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Regional
Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Regional
Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

Regional
Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Regional
Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Regional
Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Regional
Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X