Didakwa Korupsi, Roberth Batal Dilantik Jadi Ketua DPRD Papua Barat

Kompas.com - 16/12/2014, 20:14 WIB
Tiga Pimpinan Definitif DPR Papua Barat yang dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi Papua, dalam Rapat Paripurna Istimewa, Selasa (16/12/2014) di Manokwari kompas.com/ Budy Setiawan, Kontributor Kompas TV ManokwariTiga Pimpinan Definitif DPR Papua Barat yang dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi Papua, dalam Rapat Paripurna Istimewa, Selasa (16/12/2014) di Manokwari
|
EditorFarid Assifa
MANOKWARI, KOMPAS.com - Roberth Melianus Nauw, terdakwa kasus korupsi dana APBD Papua Barat tahun anggaran 2009-2010 senilai Rp 22 miliar gagal dilantik sebagai ketua DPR Papua Barat definitif dalam Rapat Paripurna Istimewa di gedung DPRD Papua Barat, Selasa (16/12/2014).

Rapat paripurna istimewa pelantikan pimpinan DPR Papua Barat yang dipimpin oleh ketua DPR sementara, Arifin dari Partai Demokrat --partai pemenang pemilu di Papua Barat-- hanya dihadiri tiga calon wakil ketua DPRD. Mereka antara lain Jonathan Jumame dari Partai Golkar, Robert Manibuy dari Partai PDI-P dan Ranley Mansawan dari Partai Nasdem. Ketiganya dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi Papua Sudiwardono disaksikan Gubenur Papua Barat Abraham Oktovianus Atururi.

Sementara itu, Roberth Melianus Nauw mengaku tidak kecewa dirinya batal dilantik menjadi ketua definitif DPRD Papua Barat.

“Saya tidak kecewa. Saya hanya tinggal mengikuti proses untuk diterbitkan SK pelantikan ketua definitf dari Mendagri. Untuk proses hukum kita tinggal menunggu hasil putusan dari Mahkamah Agung,” kata Nauw kepada Kompas.com, Selasa.

Selain Roberth Melianus Nauw, di jajaran DPRD Papua Barat, ada delapan anggota lainnya yang berstatus sebagai terdakwa. Mereka adalah anggota DPRD yang terpilih kembali pada pemilu legislatif April lalu. Kesembilan politisi ini sudah menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jayapura dan divonis bersalah oleh majelis hakim.

Merka terbukti terlibat dalam korupsi berjemaah yang melibatkan mantan Sekda Papua Barat Marthen Luther Rumadas. Namun mereka mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Papua, namun tetap diputus bersalah. Kini, kesembilan anggota DPRD Papua ini sedang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) untuk mencari keadilan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X