Aneh, Janin di Kandungan Zumiyati Pindah ke Perut Adik Iparnya

Kompas.com - 06/09/2014, 16:10 WIB
SHUTTERSTOCK Ilustrasi.
UNGARAN, KOMPAS.com — Peristiwa aneh bin ajaib datang dari sebuah dusun yang cukup terisolasi di wilayah Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Seorang ibu yang tengah hamil tiba-tiba kandungannya hilang dan "berpindah" ke perut adik iparnya.

Zumiyati (35), warga Dusun Watugajah, RT 2, RW 8, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, saat itu tengah menantikan kehadiran anak keduanya. Namun, entah apa yang terjadi, janin berusia empat bulan yang ada di perutnya tiba-tiba hilang.

Anehnya lagi, adik ipar Zumiyati, Ida Ariyani (30), dalam waktu yang bersamaan tiba-tiba perutnya membesar seperti orang hamil. Keluarga mereka dan warga dusun menduga janin yang dikandung Zumiyati telah "berpindah" ke perut Ida.

"Yang kehilangan janin Zumiyati, yang menerima janin adik iparnya, Ida Ariyani. Sekarang usia kandungannya menginjak delapan bulan," kata Bekel (Kepala Dusun) Watugajah, Sanyoto, kepada Kompas.com, Sabtu (6/5/2014) siang.


Cerita yang berkembang di masyarakat, ungkap Sanyoto, pada suatu malam, Ida yang saat itu tengah datang bulan bermimpi bertemu dengan calon anak kakak iparnya. Dalam mimpi tersebut, si anak menangis terus.

Karena iba, Ida lalu memohon kepada Zumiyati agar anak tersebut diizinkan ikut pulang ke rumahnya. "Anake mbakyu mu arep tak jak kok nangis wae yo? Ya wis pek'en (Anaknya kakakmu mau saya ajak kok nangis terus ya? Ya sudah, ambil saja)," kata Sanyoto, menirukan percakapan antara Ida dan Zumiyati dalam mimpi tersebut.

Selang dua hari kemudian, Ida pergi ke rumah mertuanya, Supiyem (64), di kampung yang sama untuk minta dipijat. Di Dusun Watugajah, Supiyem juga dikenal sebagai seorang dukun pijat dan dukun bayi.

Alangkah terkejutnya ibu mertua dan menantu itu lantaran saat dipijat diketahui di dalam perut Ida sudah ada janin berumur empat bulan. "Sementara waktu yang hampir sama, kandungan Zumiyati kosong tidak ada janin, 'pindah' ke perut adiknya Ida. Sekarang sudah delapan bulan lebih," ujar Sanyoto.

Peristiwa hilangnya janin dan diduga telah "berpindah" itu saat ini hanya menjadi buah bibir di antara warga Dusun Watugajah. Zumiyati dan suami Ida, Mohammad Daerofi (33), adalah kakak beradik.

"Jika lahir nanti, pasangan Ida dan Deerofi sudah punya anak yang kelima," ucap Sanyoto.

Peristiwa hilangnya janin, imbuh Sanyoto, adalah cerita kakek neneknya yang sudah lama tak terdengar lagi hingga akhirnya muncul kisah Zumiyati dan Ida.

Soal kejadian ini, Kompas.com berusaha menghubungi bidan Desa Candirejo, Indah, untuk meminta keterangan ihwal berpindahnya kandungan Zumiyati ini. Namun, hingga berita ini diunggah, panggilan seluler maupun pesan singkat yang telah dikirim ke bidan Indah belum dibalas.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorDesy Afrianti
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Regional
Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Regional
Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Regional
Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Close Ads X