Kompas.com - 05/08/2014, 19:26 WIB
Seorang penghuni kos elit didata di kantor kecamatan Sawahan Surabaya. KOMPAS.com/Achmad FaizalSeorang penghuni kos elit didata di kantor kecamatan Sawahan Surabaya.
|
EditorGlori K. Wadrianto
SURABAYA, KOMPAS.com - Puluhan penghuni kos di kawasan Jalan Kedungdoro, Surabaya terjaring operasi yustisi, Selasa (5/8/2014) sore. Selain tidak bisa menunjukkan kartu identitas, sebagian muda mudi tertangkap basah berduaan di kamar kos tanpa ikatan suami isteri.

Beberapa tempat kos yang disasar operasi yustisi oleh petugas Satpol PP Kecamatan Sawahan adalah tempat kos elite, dengan harga sewa rata-rata Rp 2-3 juta per bulan. Tempat kos tersebut bebas keluar masuk selama 24 jam, karena rata-rata penghuninya adalah perempuan pekerja dunia malam.

Mereka lalu diangkut menggunakan kendaraan untuk didata di kantor kecamatan. Camat Sawahan, Muchlis, mengatakan, muda-mudi yang diamankan karena berduaan di kamar kos, akan dikenakan sanksi tegas Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

Bagi yang tidak memiliki kartu identitas, akan didata dan diarahkan untuk mengurus Kartu Identitas Penduduk Musiman (Kipem). "Yang bekerja diarahkan mengurus Kipem, yang tidak punya pekerjaan dipulangkan," kata dia.

Operasi yustisi itu digelar untuk mengurangi derasnya pendatang baru Kota Surabaya pascalebaran. "Pendatang yang tidak memiliki pekerjaan berpotensi melakukan aksi kriminal dan menjadi masalah tersendiri bagi pemkot," ujar Muchlis.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya, Tri Rirmaharini mengintruksikan seluruh jajarannya untuk lebih aktif menggelar operasi yustisi. Bukan hanya di tempat kos, tapi juga di wisma bekas lokasi pelacuran, bantaran sungai, bantaran rel kereta api, hingga di perumahan elite dan kawasan proyek bangunan. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X