Kompas.com - 14/02/2014, 06:23 WIB
Ratusan wisatawan lokal maupun asing berkunjung ke kawasan wisata Gunung Api Kelud di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (15/6/2008). Gunung Kelud kembali meletus Kamis (13/2/2014) malam. KOMPAS/RUNIK SRI ASTUTIRatusan wisatawan lokal maupun asing berkunjung ke kawasan wisata Gunung Api Kelud di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (15/6/2008). Gunung Kelud kembali meletus Kamis (13/2/2014) malam.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SEMARANG, KOMPAS.com — Abu vulkanik akibat letusan Gunung Kelud di perbatasan Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, di Jawa Timur, menyebar sampai ke Kota Salatiga dan Kota Ambarawa, Kabupaten Semarang, di Jawa Tengah, Jumat (14/2/2014) dini hari.

Yulianto (30), warga Perumahan Idaman, Pendem, Kelurahan Ledok Salatiga, mengungkapkan hujan abu terlihat jelas di jalan-jalan perumahannya. "Semua tempat, ini jalan perumahan jadi warna putih tertutup abu sekitar satu sentimeter," ujar dia, Jumat pagi.

Hendro, warga di kelurahan Pojoksari, Ambarawa, Kabupaten Semarang, mengatakan, dia baru menyadari ada hujan abu ketika melihat sepeda motornya dilapisi debu tebal. Sepeda motor itu dia parkir di teras rumah. "Jok motor vario saya penuh dengan debu, biasanya tidak pernah begini," kata Hendro.

Baik Yulianto maupun Hendro mengabarkan hujan abu masih terjadi di kedua wilayah itu. Matahari yang biasanya sudah bersinar hingga pukul 06.00 WIB belum terlihat sama sekali di kedua wilayah.

Informasi mengenai hujan abu juga datang dari Bandungan dan Kota Ungaran, keduanya di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Ketebalan abu tersebut bervariasi.

Gunung Kelud meletus pada Kamis pukul 22.50 WIB. Letusan ini disebut lebih besar daripada letusan pada 1991, baik dari ketinggian lontaran material vulkanik maupun sebaran area terdampak. Adapun letusan Gunung Kelud pada 2007 tidak bersifat eksplosif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.