Kompas.com - 28/01/2014, 11:10 WIB
Gubernur Banten, Atut Chosiyah resmi ditahan usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/12/2013). Penahanan tersebut terkait keterlibatan Atut dalam kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten. TRIBUNNEWS/DANY PERMANAGubernur Banten, Atut Chosiyah resmi ditahan usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/12/2013). Penahanan tersebut terkait keterlibatan Atut dalam kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten.
EditorGlori K. Wadrianto

CIANJUR, KOMPAS.com — Tersangka kasus sengketa Pilkada Kabupaten Lebak dan kasus pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten, Ratu Atut Chosiyah, diduga memiliki vila di kompleks realestat Kota Bunga Cipanas, Kabupaten Cianjur. Bahkan, Atut masih menunggak biaya pemeliharaan vila sebesar Rp 14.300.000.

Estate Manager Kota Bunga Cipanas Franky K menyebutkan, vila di Blok M2/20 Kota Bunga memang milik Atut Chosiyah. Berdasarkan data yang dimilikinya, vila tersebut dibeli Atut pada 15 Mei 1998.

"Vila itu dibeli secara langsung tanpa melalui jasa perantara atau dari tangan kedua. Dia beli langsung melalui kantor," kata Franky saat dihubungi melalui ponsel, Senin (27/1/2014).

Franky menilai, vila tersebut memang jarang dikunjungi pemiliknya. Kalaupun ada yang datang, bukan pemiliknya langsung, melainkan sanak saudaranya. "Terakhir kalau tidak salah pemiliknya datang pada tahun 2011," kata Franky.

Franky menambahkan, Atut ternyata menunggak biaya pemeliharaan selama dua tahun. Kewajiban membayar pemeliharaan bagi semua pemilik vila di Kota Bunga Cipanas, yang seharusnya dibayarkan setiap bulan, belum dilaksanakan Atut.

Tunggakan pemeliharaan itu terhitung dari bulan Januari 2012 hingga Januari 2014 dengan nilai mencapai Rp 14.300.000. Hingga saat ini belum ada konfirmasi pembayarannya, baik secara langsung maupun melalui suruhannya.

"Pembayaran pemeliharaan itu kewajiban semua pemilik vila untuk biaya perawatan vila dan lainnya. Biasanya dibayarkan setiap bulan, bisa secara langsung atau melalui deposit," kata Franky.

Bendahara Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Eueu, membenarkan bahwa vila di Blok M2/20 di kompleks realestat Kota Bunga Cipanas itu milik orang nomor satu di Provinsi Banten.

Pasalnya, di Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) bernomor 32.05.190.017.036.0026 itu tertera nama Atut Chosiyah Hikmat.

Nama dalam SPPT PBB itu beralamat di Jalan Suryalaya Tengah 9 RT 7/RW 04 Bandung. Vila itu memiliki luas tanah 557 meter persegi dan luas bangunan 98 meter persegi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.