Kompas.com - 27/11/2013, 15:03 WIB
Korban mutilasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, saat akan dimakamkan di tempat pemakaman tak jauh dari rumah korban. Korban ditemukan tewas dengan kepada dan tangan dipotong.Rabu (27/11/2013). KOMPAS.com/Yatimul AinunKorban mutilasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, saat akan dimakamkan di tempat pemakaman tak jauh dari rumah korban. Korban ditemukan tewas dengan kepada dan tangan dipotong.Rabu (27/11/2013).
|
EditorKistyarini

MALANG, KOMPAS.com - Setelah 18 hari berada di kamar mayat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Jawa Timur, jasad korban mutilasi baru diperbolehkan untuk dimakamkan. Pemakaman itu dilaksanakan setelah jenazah itu diotopsi dan dites DNA untuk memastikan identitasnya.

Identitas korban dipastikan Yaona Miati Sari (26), warga Dusun Sengon, Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Pada Rabu (27/11/2013), keluarga yang didampingi aparat Polres Malang, menjemput jenazah Yaona.

Menurut Kasat Reskrim Polres Malang AKP Aldy Sulaeman, hasil uji DNA oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri di Jakarta memastikan bahwa jenazah itu adalah Yaona. Uji DNA itu, kata Aldy, menggunakan sampel tulang rusuk dan darah korban untuk dibandingkan dengan sampel darah ayah dan keluarga dekat terduga jasad tersebut.

"Setelah positif mayat itu memang Yoana, pihak keluarga diperbolehkan mengambilnya di kamar mayat RSSA," jelas Narto, Kades Dalisodo, Rabu (27/11/2013).

Jenazah Yaona disambut isak tangis keluarga dan ratusan warga yang sudah menunggu di rumah duka. Wakijan, ayah Yaona, tidak sampai hati melihat tubuh anaknya telah dimutilasi. "Saya tidak terima. Siapa yang membunuh anak saya? Pelakunya harus dihukum mati. Ini sudah tidak bisa dimaafkan," teriak Wakijan, sambil menangis.

Yaona kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di Desa Dalisodo. Jasad Yaona ditemukan warga di Desa Dalisodo pada 10 November 2013 lalu. Ketika itu kepala dan kedua tangannya tidak ditemukan. Yaona dilaporkan hilang sejak September 2013.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.